NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan melantik dan mengambil sumpah lima Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Ranai, Senin (5/10/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, Ketua DPRD Natuna Rusdi, Sekretaris Daerah Boy Wijanarko Varianto, para kepala OPD, serta jajaran asisten.
Lima pejabat tersebut dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Natuna Nomor 276/BKPSDM/2026 tanggal 2 Oktober 2026 tentang pengangkatan dan pemindahan PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Dalam keputusan tersebut, sejumlah pejabat mengalami pergeseran posisi untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Hendra Kusuma yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dilantik sebagai Sekretaris DPRD Natuna.
Selanjutnya, Edi Priyoto yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD Natuna dipercaya menduduki jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia pada Sekretariat Daerah.
Ilham Kauli, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dipindahkan menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemudian, Hikmatul Arif yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna.
Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Natuna diisi Ikhwan Solihin berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 800.1.3.3-2253 Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama selaku Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Natuna.
Dalam keputusan tersebut, Mendagri memberhentikan Ilham Kauli dari jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Natuna dan mengangkat Ikhwan Solihin sebagai pejabat baru pada posisi tersebut.
Usai pelantikan, Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan bahwa Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama merupakan posisi strategis dalam birokrasi pemerintahan. Karena itu, pejabat yang dipercaya harus mampu menggerakkan organisasi, membangun tim kerja yang solid, serta menghadirkan inovasi dan terobosan.
“Saya berharap kepada para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri, memperkuat koordinasi dengan seluruh jajaran, dan bekerja dengan penuh dedikasi,” ujar Cen Sui Lan.
Ia menekankan lima hal yang harus menjadi perhatian pejabat yang baru dilantik, yakni meningkatkan integritas dan akuntabilitas, berorientasi pada hasil dan kinerja, memperkuat kolaborasi dan sinergi, menghadirkan inovasi dan solusi, serta menjadi teladan bagi organisasi.
Menurut Cen, keberhasilan menjalankan roda pemerintahan tidak dapat dilakukan secara individual. Setiap kepala perangkat daerah dituntut membangun kerja tim agar target pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat dicapai secara bersama-sama.
“Kerja tim itulah yang bisa menggerakkan dinas masing-masing, sehingga kita bisa bersama-sama membangun dan bekerja untuk masyarakat,” katanya.
Cen juga menyampaikan pesan kepada pejabat yang belum mendapatkan posisi baru agar tetap membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pimpinan maupun jajaran lainnya.
Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tidak harus menunggu masa jabatan tertentu.
“Hari ini rotasi tidak berarti harus menunggu dua tahun. Kita usahakan kalau penempatan selama enam bulan, tujuh bulan tidak bagus, kita akan rotasi lagi. Saya sudah sampaikan kepada Pak Jaya, kita jangan menunggu dua tahun,” tegasnya.
Cen meminta seluruh pejabat membuktikan kemampuan melalui kinerja nyata di posisi masing-masing.
“Jadi bekerjalah dengan baik, tunjukkan hasilnya. Ayo kita sama-sama membangun dan jangan putus asa bagi yang merasa penempatannya hari ini kurang baik. Selalu ada jalan untuk kita semua,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Cen juga menyinggung kondisi sejumlah ruang kerja di lingkungan Sekretariat Daerah yang dinilai sudah tidak layak. Ia mengatakan pemerintah daerah akan memprioritaskan pembenahan kantor pemerintahan dalam beberapa tahun ke depan.
Menurutnya, lingkungan kerja yang layak merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung produktivitas aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Beberapa tahun ke depan prioritas kita adalah memperbaiki kantor-kantor kita. Kita memperbaiki rumah kita bersama. Bagaimana kita bisa bekerja dengan bagus kalau rumah kita tidak bagus,” kata Cen.
Ia menyebut renovasi sejumlah ruang kerja, termasuk ruang asisten dan staf ahli, akan mulai dilakukan pada tahun depan.
Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan momentum pergantian jabatan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.
Menurutnya, Kabupaten Natuna memiliki potensi besar yang harus dikelola dengan kerja keras, kerja cerdas, kolaborasi, dan keikhlasan.
“Karena itu, kita semua dituntut untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan penuh ikhlas demi mewujudkan Natuna yang makmur, berdaya saing dan berbudaya,” pungkasnya. (Rap)



