Kedai Kopi Mesir merupakan salah satu kedai kopi legendaris yang tetap aktif dan populer hingga saat ini. Kedai ini memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat karena sejarahnya yang panjang dan lokasinya yang strategis di area Pasar Malam Kota Karimun.
Karakteristik dan Lokasi Strategis:
Waktu Operasional: Berbeda dengan kedai kopi lain, Kedai Kopi Mesir hanya buka dari sore hingga tengah malam.
Pusat Keramaian: Terletak di dekat Pasar Malam dan bertetangga dengan Bioskop Mutiara (dulu). Begitu dekatnya, suara bel bioskop sebagai tanda film akan dimulai dapat terdengar jelas dari meja kedai.
Ritual Penonton Bioskop: Menjadi tempat persinggahan wajib bagi warga untuk sekadar “ngopi” sebelum masuk ke dalam bioskop.
Cita Rasa Kopi yang Khas:
Racikan Sendiri: Pemilik kedai meracik dan menggongseng biji kopi secara tradisional menggunakan wadah putar di atas api kecil. Proses ini menciptakan aroma harum dan cita rasa unik yang tetap terjaga hingga kini.
Hubungan dengan Pedagang Kuliner Sekitar: Daya tarik utama kedai ini adalah konsep “sinergi kuliner”. Pengunjung bisa memesan berbagai makanan dari pedagang di sekitarnya untuk dinikmati di dalam kedai, di antaranya:
Dulu: Mie goreng Pak Cokro, Sate Pak Mustafa/Pak Bachtiar, Putu Piring Pak Sarkun, hingga Prata Mamu.
Kini: Meskipun banyak pedagang lama telah tiada, legenda Mie dan Lempar Bakar Pak Lid tetap bertahan dan dilanjutkan oleh generasinya, yaitu H. Daud.
Kedai Kopi Mesir tetap menjadi rekomendasi utama bagi warga maupun pendatang yang ingin melakukan reuni atau sekadar mengenang suasana nostalgia malam hari di Karimun sambil menikmati kopi dengan rasa yang autentik. (bersambung)




