Dinpar Natuna Sayangkan Pengunjung Corat-coret Bebatuan di Kawasan Geosite Geopark

Potret salah satu coretan pada batu dikawasan geosite atau hutan lindung rute pendakian Geosite Geopark Gunung Ranai. (ft cherman)

Natuna, Lendoot.com – Aksi vandalisme atau pengrusakan berupa coretan pada bebatuan di beberapa kawasan geosite geopark Natuna oleh pengunjung menjadi perhatian Dinas Pariwisata Natuna.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau Kardiman menyayangkan tindakan tersebut yang dinilainya tidak menghargai potensi wisata di daerah itu.

Kardiman mengatakan, bebatuan yang berada di kawasan geosite geopark Natuna adalah bagian yang harus dilindungi dan dijaga keasriannya. “Tidak boleh dirusak, karena menjadi warisan geopark,” ujarnya.

Pengelola menyesalkan masyarakat atau pengunjung di objek wisata atau geopark geosite melakukan vandalism tersebut. “Kita seharusnya memelihara, menjaga, kenapa harus dirusak. Kalau terjaga dengan baik, jelas anak cucu dapat menikmati,” tegasnya lagi.

Kardiman pun mengapresiasi protes para pelaku, penggiat wisata, dan pecinta lingkungan kepada masyarakat, atau pengunjung yang melakukan perbuatan vandalisme pada bebatuan dibeberapa kawasan geosite geopark Natuna.

“Kami mengapresisi, bahkan kami berusaha menghapus vandalisme, seperti yang kami lakukan di Bunguran Tengah. Langkah yang kami lakukan sebenarnya sudah cukup. Kami sudah sosialisasikan kepada masyarakat pentingnya geopark, pentingnya menjaga objek wisata. Tapi memang kadang-kadang belum menyentuh hati, sehingga tindakan seperti itu masih dilakukan,” papar Kardiman.

Potret salah satu coretan pada batu dikawasan geosite atau hutan lindung rute pendakian Geosite Geopark Gunung Ranai. (Foto : Cherman).

Kardiman mengakui sejauh ini pihaknya memang belum memberikan sanksi kepada para pelaku pencoretan, pengrusakan bebatuan yang berada dikawasan objek wisata geosite geopark Natuna.

“Kami belum memberikan sanksi. Belum ada penetapan sanksinya, tetapi setidaknya kalau memang kami tau pelakunya, akan kami berikan pemahaman bagaimana sebaiknya sebagai warga Natuna harus ikut menjaga potensi wisata yang ada di Natuna,” ujar Kardiman. (*/amr)