PT BRC Tanam 1.000 Bibit Bakau Bentuk Komitmen Jaga Lingkungan

Bintan, Lendoot.com – Dalam rangka memperingati hari pariwisata dunia (World Tourism Day), PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) menunjukkan bukti komitmennya dalam membangun dunia pariwisata yang berkelanjutan.

Langkah yang dilakukan di antaranta tetap menjaga dan melestarikan lingkungan alam dengan menanam 1.000 bibit bakau dan membersihkan aliran sungai dari sampah plastik.

Penanaman bibit bakau dan bersih-bersih sampah plastik dilakukan dikawasan pelabuhan BBT Lagoi dan sungai mangrove Sebong dikawasan Lagoi bertepatan dengan World Tourism Day hari ini, Selasa (27/9/2022).

General Manager Finance and Admin PT BRC Hebron Habeahan menjelaskan, dalam peringatan World Tourism Day ke-42 ini, pihak PT BRC mengambil dua program penting yakni menanam bibit mangrove serta aksi bersih-bersih sampah plastik dialiran sungai Sebong. Hal ini dilakukan agar kelestarian alam tetap terjaga.

“Sejak 27 tahun lalu, PT BRC terus berkomitmen untuk menciptakan pariwisata yang berkelanjutan. Jadi kita memikirkan semua aspek dalam mengembangkan dunia pariwisata termasuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Tidak hanya memikirkan bagaimana turis bisa datang saja,” terangnya seperti dikutip dari sijoritoday.

Sejalan dengan tema World Tourism Day, Hebron mengatakan, kegiatannya mengusung tema Rethinking Tourism. Penanaman bibit bakau merupakan langkah dunia dalam mencegah pemanasan global sebagaimana menjadi agenda penting dalam G20 yang terpusat di Bali nanti.

Ia menceritakan, sejak tahun 2018 hingga hari ini sudah ada 22.990 bibit bakau yang telah ditanam kembali PT BRC bersama para pelaku pariwisata yang ada di kawasan Lagoi. “Komitmen pihak pengelola dalam pelestarian lingkungan terutama ekosistem hutan bakau sangat serius kami lakukan,” ucapnya.

Selain penting bagi keberlanjutan objek wisata berbasis alam di Pulau Bintan, ekosistim hutan bakau memiliki peran penting bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Pengelola kawasan wisata memahami bahwa kelestarian lingkungan merupakan salah satu pilar penyangga pariwisata. “Ini juga menjadi dasar pemikiran akan pentingnya konsep sustainable tourism atau pariwisata yang berkelanjutan,” kata Hebron.

Oleh sebab itu, dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang berkelanjutan dalam menjalankan operasional bisnis pariwisata, diharapkan aktifitas pariwisata juga akan menjadi alat informasi pengetahuan, mendukung kesatuan ekosistem, dan memberi keuntungan bagi komunitas lokal. Itulah yang akhirnya juga juga melahirkan konsep jangka panjang Bintan Resorts Green Initiative yang tercetus sejak tahun 2018.

“Aksi peduli lingkungan oleh Bintan Resorts pada peringatan World Tourism Day adalah juga merupakan salah satu bagian aksi dari program Bintan Resorts Green Initiative,” timpalnya. (*/oxy)