Para korban keracunan massal ketika mendapatkan perawatan medis di RSUD Muhammad Sani, Jumat (13/12/2019). (Foto :Lendoot.com/ricky)

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 83 orang korban keracunan makanan di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Kecamatan Meral sudah diperbolehkan pulang. Kondisi para korban dinyatakan membaik usai mendapatkan penanganan medis.

Kepala Bidang Layanan Informasi RSUD Muhammad Sani Zulhan mengatakan, kondisi korban keracunan massal secara keseluruhan telah membaik setelah mendapatkan penanganan medis, sehingga sudah diperbolehkan kembali ke rumah.

“Kemarin sore sudah pulang semua, kondisi mereka sudah bagus,” kata Zulhan, Selasa (17/12/2019).

Ia mengatakan, para pasien sudah dinyatakan sehat dan tidak perlu melakukan pemeriksaan medis kembali.

“Untuk sementara tidak ada, kondisinya sudah membaik semua,” katanya.

Meski kondisi para korban keracunan makanan tersebut telah membaik, namun sampai saat ini penyebab dari keracunan itu masih belum diketahui.

Dinkes Karimun telah mengirimkan sampel makanan yang dikonsumsi oleh para santri dan tenaga pengajar Ponpes Hidayatullah ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kota Batam. Akan tetapi, uji labotorium itu masih belum keluar.

“Untuk penyebab kita masih belum tahu, kita masih menunggu uji lab dari BTKL untuk mengetahuinya,”kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi.

Ia mengatakan, setidaknya hasil uji lab tersebut baru diketahui paling cepat dalam kurun waktu satu minggu.

“Masih nunggu, mudah-mudahan dalam minggu ini sudah diperoleh hasilnya,” kata Rachmadi. (ricky robiansyah)