Ketua DPRD Karimun, M Yusuf Sirat. (Eko)

Karimun, lendoot.com – Kabar gembira bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun pascadisahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun tahun anggaran 2021.

Kabar baik itu berupa kenaikan gaji dan insentif bagi pegawai dan tenaga honorer di Pemkab Karimun di tahun 2021 mendatang. Kenaikan itu dibenarkan langsung Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun sekaligus Ketua DPRD Karimun Muhammad Yusuf Sirat, Selawa (1/12/2020).

APBD Kabupaten Karimun secara resmi telah disahkan DPRD Karimun, Senin (30/11/2020) kemarin di angka Rp1,2 triliun atau sebesar Rp1.297.909.401.302, dengan rincian Pendapatan Daerah dalam APBD Kabupaten Karimun tahun 2021 adalah sebesar Rp 1.206.899.284.740 dan Pembiayaan sebesar Rp 91.010.116.562.

Yusuf Sirat mengatakan, APBD 2021 yang telah disahkan itu diharapkan dapat mengakomodir seluruh sektor belanja daerah, termasuk belanja pegawai seperti kenaikan Tambahan Penghasilan PNS (TPP), kenaikan gaji honor daerah termasuk insentif tenaga kebersihan, tenaga lapangan dan guru honorer.

“Kita harapkan ini dapat mengakomodir semuanya, terutama urusan wajib seperti kenaikan tunjangan pegawai, gaji honor daerah, termasuk insentif. Kenaikan ini atas pertimbangan, keinginan bapak Bupati yang ingin kesejahteraan pegawai dan honorer meningkat,” kata Yusuf Sirat.

Ia mengatakan, kenaikan ini yang diberikan telah sesuai dengan kemampuan kas daerah. Adapun kenaikan itu diperkirakan sebesar 25 persen – 30 persen.

“Alhamdulillah dapat dinaikkan walaupun hanya 25 sampai 30 persen dari total gaji yang ada saat ini. Ini bertahap dan semoga saja tahun yang akanndatang bisa bertambah lagi,” katanya. (Rko)