Wakilkan Kapolsek Moro di Jumat Curhat, Kanit Binmas Ajak Warga Moro Waspada Cuaca Ekstrem

Kanit Binmas IPTU TH Hutabarat saat berdialog dengan warga di Kecamatan Moro, pagi tadi. (ft koko)

Karimun, Lendoot.com – Kanit Binmas IPTU TH Hutabarat beserta personil yang mewakili Kapolsek Moro Polres Karimun, Polda Kepri, kembali menggelar pertemuan dengan Warga Moro dalam agenda Jumat Curhat, Jumat (13/10/2023).

IPTU TH Hutabarat mengatakan, egiatan Jumat Curhat Polsek Moro dengan masyarakat Kecamatan Moro bertujuan menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Moro.

Dalam kegiatan itu, dia juga meminta masukan dan saran dari masyarakat terkait Kamtibmas dengan adanya silaturahmi dan komunikasi yang baik maka kita bisa antisipasi dan menjaga situasi Kamtibmas yang aman.

“Besar harapan kami Polri dalam program Jumat curhat yang insya Allah bisa menjadi wadah masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan sehingga hal ini bisa memperbaiki kinerja dan kemajuan institusi Polri khususnya Polsek Moro,” katanya.

Terkait cuaca ekstrem di masa pancaroba agar masyarakat untuk menghindari  atau mengurangi aktifitas di luar. Seperti berkendara dijalan raya, melakukan perjalanan laut atau berlayar.

“Kami meminta agar masyarakat tidak terpancing dgn isu hoaks yang beredar di media social apalagi sudah memasuki Pemilu Tahun 2024. Kita meminta agar saling menjaga situasi yang aman dan damai di wilayah Kecamatan Moro,” pintanya.

Sementara itu Guru SDN Kecamatan Moro Azlin Sri Rezeki mengungkapkan, saya selaku masyarakat Kecamatan Moro mengucapkan terimakasih kepada personel Polsek Moro telah mengadakan silaturahmi dengan  Jumat Curhat tersebut.

“Agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan dan sekaligus bisa menampung aspirasi atau keluhan keluhan yang ada di masyarakat,” harapnya.

Keluhan yang disampaikan Azlin di antaranya terkait transportasi antarpulau yang sangat sulit bagi guru dan siswanya. “Seperti kalau kami mau mengajar ke SDN 011 Desa Pulau Moro dan kelas jauh mempoyong harus menunggu lama transportasinya di pelabuhan Rambo ini,” ungkapnya.

Masyarakat Kecamatan Moro Anto mengeluhkan karena tidak adanya pelabuhan rakyat antarpulau yang layak, pelabuhan Rambo ini sangat mengkhawatirkan untuk turun naik penumpang.

“Kami meminta bantuan sekiranya pihak Kapolsek dapat menyampaikan keluhan kami kepada dinas terkait,” pintanya. (yud)