Karimun, Lendoot.com – Saat membagikan 135 paket Sembako bagi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Pulau Karimun, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengisyaratkan sindiran kepada anak buahnya.
Menyikapi penyebab banjir yang terjadi tersebut, Aunur Rafiq menyindir Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) atas kondisi banjir yang terjadi.
Dia meminta Dinas PUPR agar meninjau sejumlah titik yang menjadi pemicu atau penyebab banjir yangsaat ini terjadi.
Bupati dalam kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena belum sepenuhnya mampu terkait penanganan banjir, khususnya disaat guyuran hujan dengan intensitas tinggi.
“Banjir seperti ini memang tidak selalu, namun pemerintah daerah tentu akan berupaya untuk meminimalisir ini seperti dengan peningkatan atau normalisasi drainase,” terangnya kepada warga.
Bupati menyebut sejumlah titik rawan banjir juga sudah ditangani oleh pemerintah daerah, salah satunya adalah Pasar Malam.
Pasar Malam disampaikan Bupati akan dibangun drainase hingga Pelabuhan Sri Tanjung Gelam sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya banjir.
“Drainase kita bangun di Pasar Malam yang akan membelah jalan sampai Pelabuhan Sri Tanjung Gelam agar tidak terjadi banjir lagi, sekarang sudah tahap lelang dan tahun ini akan dikerjakan,” sebut Bupati.
Bupati juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan ikut bersama pemerintah dalam mencegah terjadinya banjir.
Salah satunya bagaimana berkolaborasi untuk membersihkan drainase dari sampah yang kerap memicu terjadinya banjir.
“Sampah yang menghambat drainase salah satu pemicu banjir, pemerintah tidak bisa sendiri jika hanya mengandalkan petugas.”
“Untuk itu mari bersama-sama kita berperan menangani ini melalui kebiasaan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan melakukan gotong royong di daerah masing-masing,” pungkasnya. (msa)




