NATUNA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Natuna mengerahkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan pencarian terhadap Kapal Motor (KM) Samudra Jaya Kelautan yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kapal barang berukuran 10 Gross Ton (GT) tersebut diketahui bertolak dari Air Sena, Tarempa, menuju Batam pada Sabtu, 1 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 WIB dengan membawa muatan ikan. Sesuai rencana pelayaran, kapal diperkirakan tiba di Batam pada Minggu, 2 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB. Namun hingga kini kapal belum tiba di tujuan dan tidak dapat dihubungi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Natuna, Abdul Rahman, mengatakan laporan hilang kontak diterima pada Senin (3/8/2026) dari Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Agustar.
“Setelah menerima informasi tersebut, kami segera mengaktifkan operasi pencarian. Pada pukul 11.25 WIB, Tim SAR Gabungan diberangkatkan menggunakan RIB 02 Natuna menuju last known position yang berada sekitar 60 mil laut dari Pos SAR Anambas untuk melaksanakan pencarian,” ujar Abdul Rahman.
Berdasarkan data awal, KM Samudra Jaya Kelautan membawa empat orang anak buah kapal (ABK), yakni Samsul Bahri (54), Azan (41), Awang (65), dan Handay Yadi (40).
Hingga operasi pencarian dimulai, keempat ABK tersebut masih belum diketahui keberadaannya.
Untuk memperluas jangkauan pencarian, Kantor SAR Natuna juga telah mengirimkan telegram koordinasi kepada sejumlah instansi maritim, yakni Kantor SAR Tanjungpinang, Lanal Tarempa, SROP Tarempa, SROP Kijang, VTS Batam, dan Bakamla Natuna agar turut melakukan pemantauan di wilayah masing-masing.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Anambas, Lanal Tarempa, BPBD Tarempa, SROP Tarempa, dan HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas.
Tim juga dilengkapi dengan peralatan SAR air, perlengkapan medis, serta perangkat komunikasi untuk mendukung proses pencarian di laut.
Abdul Rahman turut mengimbau kepada seluruh nelayan, kapal niaga, maupun masyarakat pelaut yang melintas di sekitar perairan Anambas hingga Tanjungpinang, khususnya di sekitar koordinat 02°18.000′ LU – 105°36.000′ BT, agar segera melaporkan kepada petugas apabila melihat atau memperoleh informasi mengenai keberadaan KM Samudra Jaya Kelautan.
“Kami berharap seluruh pengguna jasa laut dapat ikut membantu dengan memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun para korban. Setiap informasi akan sangat membantu mempercepat proses pencarian,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan penyisiran di area pencarian sesuai rencana operasi, sementara perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah terdapat hasil dari proses pencarian. (Rap)



