Safari Ramadan ke Desa Telaga Tujuh Durai, Bupati: Pembangunan Berawal dari Desa

Bupati Iskandarsyah saat menandatangani buku agenda Ramadan siswa di Durai, tadi malam. (ft prokopim)

Karimun – Memasuki malam ke-5 Bulan Suci Ramadan 1447 H, Bupati Karimun Iskandarsyah, melanjutkan rangkaian perjalanan spiritualnya dengan mengunjungi Desa Telaga Tujuh, Kecamatan Durai, Minggu (22/2/2026) malam tadi.

Meskipun harus menempuh perjalanan laut, kehadiran orang nomor satu di Bumi Berazam ini disambut hangat oleh tokoh masyarakat, alim ulama, dan jemaah Masjid setempat yang telah menanti sejak waktu berbuka puasa.

Dalam sambutannya, Bupati Iskandarsyah menyampaikan bahwa kunjungan ke Kecamatan Durai ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan program pembangunan dan syiar Islam menjangkau seluruh pelosok kepulauan di Kabupaten Karimun.

“Ramadan adalah jembatan hati. Kedatangan kami ke Desa Telaga Tujuh ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi bapak dan ibu sekalian. Pembangunan Karimun tidak hanya berpusat di kota, tapi dimulai dari desa-desa seperti Telaga Tujuh ini,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Di hadapan jemaah, Bupati juga memberikan tausiyah singkat mengenai pentingnya menjaga kualitas ibadah di awal Ramadan. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan madrasah Ramadan sebagai sarana melatih kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial terhadap sesama tetangga.

Beliau juga mengingatkan warga untuk tetap menjaga kerukunan dan kondusivitas keamanan di wilayah perairan, mengingat letak geografis Durai yang strategis.

Seperti pada kunjungan sebelumnya, Bupati Iskandarsyah juga menyerahkan bantuan operasional untuk kemakmuran masjid serta paket santunan bagi masyarakat yang membutuhkan di Desa Telaga Tujuh.

Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Masyarakat tampak antusias berdialog singkat dengan Bupati usai pelaksanaan ibadah, menunjukkan hubungan yang harmonis antara pemimpin dan rakyatnya. (*/msa)