Lingga – Wajah Kota Dabo Singkep bersolek menjelang perayaan Tahun Baru Imlek ke-2577. Sebanyak 3.000 lampion merah khas Tionghoa kini menghiasi berbagai sudut strategis, menciptakan suasana hangat dan meriah di pusat aktivitas masyarakat Kabupaten Lingga sejak awal Februari 2026.
Pemasangan dekorasi ikonik ini diinisiasi oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Cabang Kabupaten Lingga, dengan titik fokus di kawasan Pasar Dabo Singkep dan Vihara Cetiya Dharma Ratna.
Ketua PSMTI Kabupaten Lingga, Kwetsan, mengungkapkan bahwa jumlah lampion tahun ini mengalami peningkatan drastis sebagai upaya memberikan semangat baru bagi warga.
“Tahun ini jumlahnya jauh lebih banyak. Jika tahun lalu hanya sekitar seribu, di tahun 2026 ini kami memasang tiga ribu lampion. Kami ingin suasana kota lebih hidup dan memberikan harapan positif bagi siapapun yang melintas,” ujar Kwetsan, Senin (2/2/2026).
Selain mempercantik kota dengan dekorasi budaya, PSMTI Lingga juga merancang rangkaian kegiatan yang menyentuh sisi kemanusiaan. Beberapa agenda yang telah disiapkan meliputi:
Pertunjukan Seni: Atraksi Barongsai yang akan menyapa warga.
Kegiatan Religi & Budaya: Open house dan lelang perlengkapan sembahyang.
Bakti Sosial: Pembagian paket sembako bagi warga kurang mampu.
Menariknya, pembagian bantuan ini dilakukan secara inklusif. PSMTI memastikan bahwa penerima manfaat tidak hanya dari kalangan warga Tionghoa, tetapi juga masyarakat sekitar vihara tanpa memandang latar belakang agama maupun suku.
Kwetsan menekankan bahwa momentum Imlek tahun ini harus menjadi pemantik solidaritas, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tantangan berat.
“Kegiatan sosial ini adalah wujud kepedulian kami. Kami ingin hadirkan kerukunan umat beragama yang nyata melalui aksi berbagi. Di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit, semangat kebersamaan adalah kekuatan utama kita,” tegasnya.
PSMTI berharap perayaan Imlek 2577 tidak hanya menjadi seremonial budaya, tetapi menjadi simbol keharmonisan yang kokoh di Bumi Bunda Tanah Melayu, membawa dampak positif dan keteduhan bagi seluruh masyarakat Lingga. (*/wan)




