Karimun – Bupati Karimun Iskandarsyah, memimpin langsung pelaksanaan Apel Senin Pagi di halaman Kantor Bupati Karimun, Senin (11/5/2026). Di hadapan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati menjadikan momentum ini sebagai ajang konsolidasi strategis untuk mempercepat realisasi program kerja daerah.
Dalam arahannya, Bupati Iskandarsyah memaparkan capaian luar biasa terkait kondisi makroekonomi Kabupaten Karimun yang menunjukkan tren positif di atas rata-rata nasional.
Prestasi Ekonomi dan Pengendalian Harga
Bupati mengungkapkan bahwa berdasarkan data terakhir, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karimun pada kuartal keempat tahun 2024 berhasil menembus angka 7,8%. Hebatnya, pertumbuhan tinggi ini dibarengi dengan stabilitas harga yang sangat terjaga, di mana tingkat inflasi berhasil ditekan hingga ke angka 1%.
“Angka pertumbuhan 7,8% dengan inflasi yang terkendali di 1% adalah bukti konkret bahwa kebijakan ekonomi kita berjalan di jalur yang tepat. Ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh elemen di Bumi Berazam,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Instruksi Khusus: Lakukan Micromanagement
Meski mencatatkan angka yang impresif, Bupati memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak bersikap cepat puas. Ia menekankan pentingnya pengawasan mendalam hingga ke level teknis agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh setiap lapisan masyarakat.
“Saya minta seluruh OPD tidak terlena dengan angka-angka ini. Kita harus terus melakukan micromanagement hingga ke unit terkecil. Setiap kebijakan harus dipastikan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat dan memberikan dampak pada kesejahteraan warga,” tegasnya.
Penguatan Kedisiplinan ASN
Selain memaparkan data ekonomi, dalam apel tersebut Bupati juga kembali mengingatkan pentingnya integritas dan kedisiplinan ASN sebagai mesin penggerak pembangunan. Ia berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat menjaga ritme kerja yang cepat dan responsif dalam melayani kepentingan publik.
Apel Senin pagi ini ditutup dengan instruksi agar seluruh program strategis tahun 2026 segera digesa pelaksanaannya guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang tengah berlangsung. (rsd)



