Karimun – Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah (BMKG) Karimun mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan akan melanda wilayah Kabupaten Karimun pada periode 3 hingga 10 Desember 2025. Peningkatan pasang maksimum ini berpotensi terjadi di wilayah pesisir Kundur Barat, Karimun, Meral, dan kawasan sekitarnya.
Forecaster BMKG Kabupaten Karimun, Muhamad Sawal, menjelaskan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh kombinasi dua faktor astronomis:
Fase Perigee: Kondisi di mana jarak Bulan berada paling dekat dengan Bumi.
Bulan Purnama: Yang terjadi pada 4 Desember 2025.
Kombinasi kedua faktor ini secara alami akan meningkatkan tinggi permukaan air laut hingga mencapai level maksimum.
Puncak Rob Capai 3,72 Meter
Berdasarkan data yang diolah, tinggi pasang air laut pada periode tersebut berada di kisaran $2,26$ hingga $3,72$ meter.
“Puncak tertinggi diperkirakan terjadi pada 6 Desember pukul 10.40 WIB dengan ketinggian mencapai 3,72 meter,” ujar Sawal.
Pola pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada waktu pagi hingga siang hari (antara pukul 08.40–13.40 WIB) dan pasang berikutnya pada malam hingga dini hari.
BMKG mengimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di kawasan pesisir (termasuk daerah rendah, pelabuhan, dan tambak) untuk meningkatkan kewaspadaan. Pelaku usaha di pelabuhan juga diminta memperhatikan risiko genangan saat pasang maksimum.
Masyarakat dianjurkan memantau pembaruan kondisi cuaca dan maritim melalui kanal resmi BMKG Karimun untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terbaru. (rko)

