Peringatan Dini, Warga Pesisir Karimun Diimbau Waspada Potensi Banjir Rob 3–10 Desember 2025

Empat kabupaten-kota yang terdampak banjir rob tersebut di antaranya; Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun dan Kota Tanjung Pinang. Berikut daerah yang berpotensi mengalami banjir ROB; 1. Kota Batam: Pesisir Kecamatan Batu Aji, Sekupang, Nongsa dan sekitarnya. 2. Kabupaten Bintan: Pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur dan sekitarnya. 3. Kabupaten Karimun: Pesisir Kecamatan Meral, Kelurahan Pamak, Kelurahan Pamak Laut dan sekitarnya. 4. Kota Tanjung Pinang: Bukit Bestari, Tanjungpinang Kota dan sekitarnya.

Karimun – Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah (BMKG) Karimun mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan akan melanda wilayah Kabupaten Karimun pada periode 3 hingga 10 Desember 2025. Peningkatan pasang maksimum ini berpotensi terjadi di wilayah pesisir Kundur Barat, Karimun, Meral, dan kawasan sekitarnya.

Forecaster BMKG Kabupaten Karimun, Muhamad Sawal, menjelaskan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh kombinasi dua faktor astronomis:

Fase Perigee: Kondisi di mana jarak Bulan berada paling dekat dengan Bumi.

Bulan Purnama: Yang terjadi pada 4 Desember 2025.

Kombinasi kedua faktor ini secara alami akan meningkatkan tinggi permukaan air laut hingga mencapai level maksimum.

Puncak Rob Capai 3,72 Meter

Berdasarkan data yang diolah, tinggi pasang air laut pada periode tersebut berada di kisaran $2,26$ hingga $3,72$ meter.

“Puncak tertinggi diperkirakan terjadi pada 6 Desember pukul 10.40 WIB dengan ketinggian mencapai 3,72 meter,” ujar Sawal.

Pola pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada waktu pagi hingga siang hari (antara pukul 08.40–13.40 WIB) dan pasang berikutnya pada malam hingga dini hari.

BMKG mengimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di kawasan pesisir (termasuk daerah rendah, pelabuhan, dan tambak) untuk meningkatkan kewaspadaan. Pelaku usaha di pelabuhan juga diminta memperhatikan risiko genangan saat pasang maksimum.

Masyarakat dianjurkan memantau pembaruan kondisi cuaca dan maritim melalui kanal resmi BMKG Karimun untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terbaru. (rko)