Pasokan BBM Dipastikan Aman Selama Lebaran Idul Fitri 1443 H

disampaikan Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Timur Bali Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahedi, melalui keterangan tertulisnya seperti dikutip dari infopublik.id, Kamis (1/6/2023). Rahedi mengemukakan, untuk seluruh wilayah Jatimbalinus telah dilakukan secara bertahap untuk pendataan kendaraan pengguna BBM bersubsidi. Sejak Juni 2022 mulai pendataan kendaraan pengguna BBM bersubsidi, utamanya JBKP (Jenis BBM khusus penugasan) dan JBT (Jenis BBM tertentu). "Sampai saat ini di Kediri sendiri untuk kendaraan pengguna bahan bakar solar bersubsidi sudah 100 persen," kata Rahedi.

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 615 KL Pertalite sudah masuk ke Kabupaten Karimun pada, Sabtu (30/4/2022).

Jumlah ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kuota kebutuhan masyarakat sampai perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah besok.

“Hari ini stok BBM jenis Pertalite masuk ke Karimun sejumlah 615 KL. Masing-masing untuk SPBU Poros sebesar 260 KL, SPBU Costal Area sebesar 70KL, SPBU Sei Raya 25 KL, dan SPBU Kompak Kuda Laut sebesar 260 KL,” ujar Kabid ESDM Dinas Perdagangan Kabupaten Karimun, Vandarones Purba, Minggu (1/5/2022).

Stok ini dinilai Vandarones, lebih dari cukup memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Kabupaten Karimun selama seminggu ke depan.

Ditempat terpisah, Dirut Perumda Bumi Berazam Jaya, Devanan Syam memastikan bahwa BBM jenis Pertalite di SPBU Poros tetap aman menjelang lebaran nanti.

“Kami sangat konsen untuk mencukupi kebutuhan BBM masyarakat. Bahkan kami terus berusaha agar BBM di SPBU Poros tetap ada,” tegasnya.

Devanan juga mengatakan bahwa selama bulan Ramadhan, Pertalite di SPBU Poros senantiasa tersedia. Artinya tidak pernah mengalami kekosongan.

“Hari ini kami dibantu oleh pihak Kepolisian Polres Karimun untuk mengamankan dan memastikan tidak adanya masyarakat yang membeli BBM secara berlebihan,” ujarnya.

Hal tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya kelangkaan BBM sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.

“Kebutuhan BBM memang meningkat menjelang Idul Fitri ini lantaran mobilitas masyarakat cukup tinggi. Wajar saja terjadi antrian panjang, namun kami tetap berusaha untuk memastikan ketersediaan BBM akan selalu ada dan tidak putus,” tutupnya. (msa)