Pasar JICA Natuna, Bukti Sinergi Pemerintah dan Jepang Dukung Kesejahteraan Nelayan Pesisir

Natuna – Pembangunan prasarana dan sarana di luar kawasan Pelabuhan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Natuna terus dikebut.

Proyek yang berlokasi di Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur ini merupakan hibah dari Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) bekerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai instansi pelaksana program strategis nasional sektor kelautan dan perikanan dan ditargetkan menjadi pusat aktivitas ekonomi kelautan dan perikanan di Kabupaten Natuna.

Pekerjaan fisik proyek ini dilaksanakan oleh PT. Cimendang Sakti Kontrakindo selaku kontraktor pelaksana.Project Manager PT. Cimendang Sakti Kontrakindo, Muhammad Arif Pratama, menjelaskan saat ini progres fisik proyek mencapai 6,591 persen, sedikit melampaui rencana awal sebesar 6,517 persen.

“Progres kami kebut, terutama pada pekerjaan penimbunan, pemasangan batu miring, dan batu darat. Kemungkinan minggu ini bisa rampung,” jelasnya pada Sabtu (28/2/2026).

Arif menambahkan, hingga kini pekerjaan masih berfokus di area darat. Pihaknya belum memulai penimbunan laut karena masih menunggu material geotekstil yang dikirim dari luar Natuna.

“Kami tidak ingin pekerjaan ini berdampak buruk bagi lingkungan. Penimbunan laut baru akan dilakukan setelah geotekstil tiba, supaya material timbunan tidak lari ke luar area kerja,” jelasnya.

Material tersebut sangat penting untuk menjaga kestabilan struktur timbunan dan mencegah pencemaran di perairan sekitar.

Setelah rampung, kawasan ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, antara lain, Dermaga on-loading untuk kapal nelayan,Pasar ikan dan sentra kuliner, Cold storage berkapasitas 30 ton, Pabrik es, Power supply dan instalasi IPAL, Area parkir, taman, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Pasar ini bukan hanya tempat jual beli, tapi juga pusat distribusi dan penyimpanan ikan segar dari nelayan Natuna,” kata Arif.

Keberadaan pasar JICA diharapkan membawa dampak besar bagi peningkatan produktivitas nelayan lokal.Dengan adanya fasilitas cold storage dan pabrik es, nelayan bisa menjaga kualitas hasil tangkapan lebih lama sebelum dijual atau dikirim keluar daerah.

Selain itu, dermaga on-loading akan memperlancar bongkar muat ikan dan mempercepat distribusi ke pasar maupun industri.

“Tujuan utama pembangunan ini adalah agar nelayan Natuna bisa meningkatkan produktivitas dan nilai jual hasil tangkapannya. Dengan begitu, ekonomi perikanan daerah bisa tumbuh lebih cepat,” tutup Arif.