Operasi Zebra Seligi Berakhir, Masih Banyak Orang Karimun Berkendaraan Motor Tanpa Helmet

Agar terciptanya Kamseltibcatlantas (keamanan keselamatan kelancara lalu lintas) yang aman dan kondusif di Kabupaten Karimun, Satlantas Polres Karimun kembali memberlakukan penindakan pelanggaran non eletronik, atau tilang manual. Pemberlakuan tilang manual ini sesuai petunjuk dari Korlantas Mabes Polri Nomor ST/380/IV/HUK.6.2/2023. Khususnya wilayah yang belum memiliki sarana ETLE atau tilang elektronik, dapat melakukan penegakan penindakan pelanggaran lalu lintas dengan non etle atau tilang manual. Ini diungkapkan Kasat Lantas Polres Karimun, Iptu Dristica Brian Arya Leviantona, Kamis (8/6/2023), sebagai komitmen Polri memberikan pelayanan lebih maksimal khususnya untuk pelayanan di jalan raya.

Karimun, Lendoot.com – Operasi Zebra Seligi 2022 telah selesai digelar Satlantas Polres Karimun, Minggu (16/10/2022). Selama operasi, tercatat terdapat 440 pelanggaran yang dilakukan masyarakat Kabupaten Karimun.

“Total pelanggaran selama Operasi Zebra Seligi 2022 Polres Karimun sebanyak 440 pelanggaran,” ujar Kasat Lantas Polres Karimun AKP Eko Aprianto kepada wartawan, Senin (17/10/2022).

Tujuan operasi ini, kata Eko, untuk membangun kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Selain itu, tambahnya, juga menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Karimun.

Hasil atau temuan selama pelaksanaan operasi tersebut, masih banyak pengendara kendaraan di Kabupaten Karimun yang abai terhadap aturan  lalin.

Pelanggar lalin yang ditemukan selama pelaksanaan operasi tersebut semuanya pengendara kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Mayoritas pelanggar didominasi pemotor tidak menggunakan helmet. Selain itu kendaraan tidak sesuai standar keselamatan. “Seluruh pelanggar hanya diberikan sanksi teguran tidak ditilang,” jelas Eko.

Eko berharap, selesainya pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2022 tingkat kepatuhan mematuhi aturan berlalu lintas pengendara kendaraan di Kabupaten Karimun semakin meningkat.

Untuk diketahui, operasi dalam rangka cipta kondisi kamseltibcar lantas menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia itu, berlangsung selama 14 hari terhitung dari tangal 3 sampai dengan 16 Oktober 2022. (msa)