ANAMBAS – Seorang nelayan berusia 61 tahun bernama Bachtiar, warga Genting Pulur, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, dilaporkan belum kembali setelah pergi memancing di perairan Batu Bulu hingga Pulau Serak.
Tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian setelah korban hilang kontak sejak Sabtu (10/10/2026).
Bachtiar diketahui melaut menggunakan pompong berukuran panjang sekitar tujuh meter dengan warna hijau dan abu-abu.
Korban berangkat pada Sabtu sekitar pukul 06.00 WIB untuk memancing di sekitar perairan Batu Bulu hingga Pulau Serak.Namun, hingga Minggu (11/10/2026), korban belum kembali ke rumah dan tidak dapat dihubungi.
Khawatir dengan kondisi tersebut, keluarga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Unit Siaga SAR (USS) Jemaja.
Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Natuna, lokasi perkiraan korban hilang kontak berada pada koordinat 2°47’8.76″ LU dan 105°53’56.19″ BT.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Natuna melalui Pos SAR Anambas segera berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mendukung upaya pencarian dan menyebarluaskan informasi kepada nelayan di sekitar lokasi kejadian.
Koordinasi dilakukan bersama Babinsa Genting Pulur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Desa Genting Pulur, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jemaja.
Tim Bergerak dari Tarempa Menuju Jemaja
Pada Minggu (11/10/2026) pukul 13.00 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing sebelum bergerak dari Pelabuhan Antang, Tarempa, menuju Letung, Jemaja, menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Natuna untuk mendukung operasi pencarian.
Operasi tersebut melibatkan sejumlah unsur, yakni Koramil Jemaja, Polsek Jemaja, Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Jemaja, BPBD Jemaja, dan HNSI Jemaja.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, S.E., mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel dan alat utama SAR untuk mempercepat upaya pencarian terhadap korban.
“Tim sudah bergerak menuju lokasi pencarian dengan melibatkan unsur SAR gabungan, baik yang ada di Anambas maupun di Jemaja. Kami mengerahkan RIB 02 Natuna beserta peralatan SAR lainnya. Mohon doanya agar korban segera ditemukan,” ujar Abdul Rahman.
Nelayan Diimbau Melaporkan Jika Menemukan Tanda Keberadaan Korban
Dalam upaya pencarian ini, informasi dari masyarakat dan nelayan setempat diharapkan dapat membantu petugas menemukan keberadaan Bachtiar.
Nelayan yang melintas atau beraktivitas di sekitar perairan Batu Bulu hingga Pulau Serak diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila melihat pompong berwarna hijau dan abu-abu dengan panjang sekitar tujuh meter atau menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.
Hingga berita ini diterbitkan, Bachtiar masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan. Petugas terus berupaya melakukan pencarian dengan harapan korban segera ditemukan. (Rap)

