Misni Resmi Emban Jabatan Baru, Ini Profil Sekda Peremuan Pertama di Provinsi Kepri

Sekdaprov Kepri, Misni. (ft kominfoprovkepri)

Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menorehkan catatan sejarah baru dalam birokrasi daerah. Misni, SKM., M.Si. secara resmi dilantik oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, Senin (27/4/2026).

Pelantikan ini menjadikan Misni sebagai perempuan pertama yang memegang tongkat komando birokrasi tertinggi (Eselon I.b) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sejak provinsi ini berdiri.

Misni lahir di Silau Jawa, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada 16 Mei 1973. Ia dikenal sebagai sosok birokrat yang tekun dan memiliki latar belakang akademis yang kuat di bidang kesehatan dan sosial.

Jejak pendidikannya dimulai dari:

Strata 1 (S1): Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara (Lulus 1997).

Magister (S2): Ilmu Sosial, Universitas Padjajaran, Bandung (Lulus 2004).

Rekam Jejak Karir: Birokrat Sarat Pengalaman

Sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai “panglima” ASN di Kepri, Misni telah melewati berbagai penugasan strategis yang menguji kemampuannya dalam perencanaan dan administrasi publik.

Beberapa jabatan krusial yang pernah ia duduki di Pemprov Kepri antara lain:

Asisten Administrasi Umum (Asisten III): Mengelola koordinasi administratif lintas sektor.

Kepala Barenlitbang: Menjadi otak di balik perencanaan, penelitian, dan pengembangan pembangunan Provinsi Kepri.

Kepala Dinas P3AP2KB: Memimpin sektor pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga pengendalian penduduk.

Sementara itu, penunjukan Misni bukan sekadar pengisian jabatan kosong, melainkan simbol inklusivitas dan pengakuan atas kompetensi kepemimpinan perempuan di tingkat tertinggi pemerintahan daerah. Sebagai Sekda, Misni kini memiliki tanggung jawab besar untuk mengoordinasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mewujudkan visi dan misi pembangunan yang dicanangkan Gubernur Ansar Ahmad.

Selamat bertugas, Ibu Misni! Semoga amanah dalam membawa birokrasi Kepulauan Riau menuju arah yang lebih bersih, profesional, dan melayani. (*/rsd)