Lingga – Pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi, membahas satu demi satu detail pelaksanaan Bulan Suci Ramadan agar hadir dalam suasana yang tertib, hangat, dan penuh makna.
Di ruang pertemuan itu, bukan sekadar agenda teknis yang dibicarakan, ada harapan agar Ramadan kali ini benar-benar menjadi ruang perenungan, penguatan iman, sekaligus perekat kebersamaan masyarakat Lingga.
Bupati Lingga, Muhammad Nizar, mengatakan, bahwa kegiatan rutin seperti Safari Ramadan dan penyaluran bantuan sosial akan tetap dilaksanakan.
Pemerintah ingin memastikan denyut kepedulian terus terasa hingga ke desa-desa, menyentuh warga yang membutuhkan.
“Kita memastikan dukungan terhadap pelaksanaan ibadah selama bulan suci,” kata Nizar, saat Rakor tersebut kemarin.
Safari Ramadan bukan sekadar kunjungan seremonial, namun menjadi jembatan silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat, ruang untuk saling menyapa, mendengar, dan berbagi.
“Sementara bantuan sosial diharapkan menjadi penguat bagi mereka yang menjalani puasa dalam keterbatasan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, imbauan menjaga ketertiban umum turut menjadi perhatian. Ramadan diharapkan hadir dalam suasana yang damai, di mana suara azan, lantunan tadarus, dan langkah menuju masjid dapat dirasakan tanpa gangguan.
“Seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan berlangsung tertib dan terkoordinasi,” katanya.
Wakil Bupati Lingga, Novrizal, mengingatkan pentingnya menjaga kekhusyukan ibadah. Menurutnya, ketenangan Ramadan tidak hanya lahir dari aturan, tetapi dari kesadaran bersama untuk saling menghormati dan menjaga harmoni.
Koordinasi lintas perangkat daerah pun diperkuat. Keamanan, kebersihan, hingga pelayanan publik disiapkan agar masyarakat dapat menjalani ibadah dengan rasa nyaman. Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menghadirkan keteduhan di tengah kehidupan sehari-hari.
“Koordinasi lintas perangkat daerah dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan. Aspek keamanan, kebersihan, dan pelayanan publik menjadi perhatian utama,” ungkap Novrizal.
Melalui ikhtiar ini, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum memperdalam keimanan sekaligus mempererat tali persaudaraan. Di bulan yang penuh rahmat itu, silaturahmi diharapkan tumbuh, kepedulian semakin menguat, dan kebersamaan semakin terasa. (wan)




