Konon, dulu ketika pelaut mendekat ke pulau ini akan langsung melihat hamparan batu-batuan besar di ujung tanjung. Atas ini sebagian besar masyarakat meyakini pulau ini dinamai dengan Tanjungbatu.
“Dari hasil kajian sejarah, kalau kita datang ke pulau Tanjung Batu, dari kejauhan sudah tampak itu batu-batu yang besar. Tapi sekarang sudah tidak tampak lagi seiring banyaknya bangunan dan masyarakat yang menggunakan batu itu sebagai bahan bangunan, dan juga sudah rimbunnya pepohonan,” kata seorang warga, beberapa waktu lalu.
Berdasarkan buku Sejarah Daerah di Kabupaten Karimun terbitan Dinas Pariwisata Seni Budaya Karimun, nama Tanjungbatu bermula dari sebuah wilayah di ujung pulau yang berupa sebuah tanjung (tanah yang menjorok ke laut).
“Dari hasil kajian sejarah, kalau kita datang ke pulau Tanjung Batu, dari kejauhan sudah tampak itu batu-batu yang besar. Tapi sekarang sudah tidak tampak lagi seiring banyaknya bangunan dan masyarakat yang menggunakan batu itu sebagai bahan bangunan, dan juga sudah rimbunnya pepohonan,” kata seorang warga, beberapa waktu lalu.
Pulau Kundur Kabupaten Karimun Provinsi Kepri Indonesia dari ketinggian. (foto halamankepri,blogspot.com)
Pulau Tanjungbatu Kundur Kabupaten Karimun Provinsi Kepri Indonesia dari ketinggian. (foto halamankepri,blogspot.com)

