Kuliner “Big Takoyaki” diserbu pengunjung, BWR ke-7 di Taman Dang Anom membludak.

Pembukaan Batam Wonderfood & Art Ramadhan (BWR) ke-7 berlangsung meriah di Taman Dang Anom, kawasan Batamcentre, Selasa (17/2/2026) malam. Kegiatan tahunan yang menjadi ruang berburu kuliner hingga menikmati beragam festival itu resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, ditandai dengan penyalaan obor secara simbolis.

Puluhan tenant mengelar kuliner tradisional dan kekinian even Bazar yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan salah satu nya yang diserbu pengunjung stand Big Takoyaki.

Kuliner kekinian ni sangat lezat disenangi anak anak muda berbahan dasar Tepung takoyaki merupakan adonan khususTelurdashi bubukAirBumbu Penyedap, kaldu bubuk dengan Potongan isian sosis, crab stick, cumi, bakso, keju mozarella, Saus takoyaki Mayonnaise, Cakalang katsuobushi, Rumput laut bubuk , Saus mentai dan Boncabe, sungguh mengugah selera sebagai menu pembuka.

Puasa.Dengan harga terjangkau Big Takoyaki JumboOrigina diharga 22.000 rupiah,Mentai Jumbo diharga 25.000 rupiah. Sedangkan Takoyaki MiniOriginal /7 pices seharga 15.000 rupiah Mentai /6 pices 20.000 rupiah.

Yogi pemilik usaha menjalan kan usaha bersama istri ini, sangat senang dapat bergabung untuk pertama kalinya di Even BWR ini” sangat senang untuk pertama kali bergabung di even bazar BWR ini dan alhamdullilah juga menjadi viral saya sangat bersyukur setuliap hari jualan saya sold out, dan berjanjikan terus mengikutinya ditahun tahun depan ” ujar nya.

Even Bazar yang dibuka Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah ini, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan BWR yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.

Menurutnya, konsistensi pelaksanaan hingga tahun ketujuh mencerminkan komitmen dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor kuliner dan ekonomi kreatif.

Ia mengingatkan agar suasana Ramadan tetap dijaga dengan penuh kekhusyukan. Saat waktu Magrib tiba, aktivitas bazar diharapkan dihentikan sementara agar pengunjung dan pelaku usaha dapat berbuka puasa serta menunaikan salat Magrib.

Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyediakan musala dan mendorong pelaksanaan salat berjemaah. Selain itu, pelaku usaha diimbau menjaga kebersihan dan kesehatan makanan yang dijual.

Untuk memastikan keamanan pangan, kata dia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan melakukan pengecekan kualitas makanan yang dipasarkan di area BWR. Langkah tersebut diharapkan memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berbuka puasa di lokasi kegiatan.

“Semoga selama Ramadan kita dapat menjalankan ibadah dengan baik dan khusyuk,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, melaporkan bahwa BWR telah digelar selama tujuh tahun dan secara konsisten menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif.

Kegiatan ini bahkan pernah tercatat dalam kalender event Nusantara.Ia menjelaskan, BWR tidak hanya menghadirkan bazar kuliner untuk berbuka puasa, tetapi juga menyediakan fasilitas pendukung seperti musala dan ruang bermain keluarga.

Tahun ini, sebanyak 75 tenan ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung dari 17 Februari hingga 1 Maret 2026. Pelaksanaan BWR ke-7 turut melibatkan berbagai unsur, antara lain PKK Kota Batam, Dharma Wanita Persatuan, serta DWP Disbudpar. Selain bazar kuliner, rangkaian kegiatan juga diisi dengan buka puasa bersama, program kolaborasi dengan AirAsia, santunan anak yatim piatu. (*/Lois)