Jumlah Penumpang di Pelabuhan STG Karimun Turun 40 Persen di Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

Karimun – Libur panjang dalam rangka memperingatiIsra Miraj 1446 Hijriah dan Tahun Baru Imlek 2025/2576 Kongzili sejak Senin sampai Rabu (27-29/1/2025), tidak berpengaruh besar terhadap tingkat keberangkatan dan kedatangan penumpang kapal antarpulau.

Ini terlihat di pelabuhan antar pulau Sri Tanjung Gelam (STG) Karimun. Jika tahun-tahun sebelumnya terjadi peningkatan penumpang sekitar 10 persen, kini justeru sebaliknya.

Sejak hari pertama libur panjang Januari 2025 dimulai, aktivitas penumpang di pelabuhan KPK tersebut terpantau normal, ahkan menurun dibandingkan hari-hari biasanya.

Kepala Pelabuhan STG Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun, Junaidi membernarkan hal tersebut. Dia mengatakan, jika pada hari biasa mencapai 600-800 penumpang per harinya. Namun selama libur panjang menurun cukup signifikan. “Malah turun hampir 40 persen dari hari biasanya,” ujar Junaidi.

Dalam menghadapi jika terjadinya lonjakan penumpang selama libur panjang, BUP, KSOP dan Dishub telah mengoptimalkan kesiapan dari berbagai sisi.

Kepala Pos Pelabuhan STG KSOP Kelas I, Achmad Zaliansyah menyampaikan, penyebab menurunnya jumlah penumpang dikarenakan beberapa hal.

Salah satunya, karena kondisi cuaca di laut saat ini sedang kurang baik. Sehingga masyarakat menunda untuk bepergian antar pulau menggunakan kapal.

“Cuaca kurang baik, walaupun antar pulau. Mungkin penyebab lainnya, karena faktor ekonomi. Karena perekonomian di Kabupaten Karimun saat ini sedang tidak baik-baik saja,” kata Achmad. (msa)