Dokter RSUD M Sani Terpapar Covid-19, Layanan IGD Ditutup

Hal senada diungkapkan warga lainnya, Ari. Dia mengatakan percuma gedung rumah sakitnya besar, gagah dan megah, jika pelayanannya tidak optimal. “Niat pak Sani dulu membangun rumah sakit itu untuk membantu masyarakat, menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan layanan kesehatan, tapi pelayanan sepertinya tidak ada perbaikan dari tahun ke tahun,” ujar Ari. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Karimun Rachmadi yang dikonfirmasi langkah-langkah perbaikan yang telah dan akan dilakukan untuk perbaikan pelayanan RSUD M Sani itu, tidak memberikan balasannya. Pesan singkat konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp terkait keluhan masyarakat seolah tidak mendapat balasannya.

Karimun, Lendoot.com – Seorang Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani dikabarkan terpapar positif Covid-19.

Berdasarkan informasi dihimpun, seorang dokter itu bertugas di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Muhammad Sani. Akibatnya, terhitung Jumat (2/10/2020) pelayanan IGD sementara ditutup.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karimun Rachmadi membenarkan bahwa ada salah satu tenaga kesehatan di RSUD Muhammad Sani terpapar Covid-19.

“Untuk informasi awal dari BTKL, sambil menunggu informasi resmi kami sampaikan ada satu orang positif dari bagian IGD RSUD Muhamad Sani terpapar Covid-19,” kata Rachmadi dalam keterangan rilisnya, Jumat (2/10/2020) sore. (rck)