NATUNA – Kejaksaan kembali menunjukkan bahwa perannya tidak hanya sebatas penegakan hukum.
Melalui kegiatan bakti sosial yang digelar di Pantai Teluk Sahi, Kabupaten Natuna, Rabu (24/6/2026), Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau bersama Kejaksaan Negeri Natuna hadir memberikan bantuan sekaligus dukungan moral kepada para nelayan yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kepulauan Riau, Dr. Diah Yuliastuti, S.H., M.H., CSSL, dan dihadiri Asisten Pemulihan Aset Kejati Kepri, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna beserta jajaran, tokoh masyarakat, serta para nelayan.
Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, bantuan sosial diserahkan secara simbolis kepada para nelayan sebagai bentuk kepedulian institusi Kejaksaan terhadap masyarakat pesisir yang selama ini berperan penting dalam menjaga keberlangsungan sektor perikanan dan perekonomian Natuna.
Dalam sambutannya, Dr. Diah Yuliastuti menegaskan bahwa Natuna merupakan daerah yang memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat besar. Di balik potensi tersebut, terdapat perjuangan para nelayan yang setiap hari menghadapi berbagai tantangan di laut demi memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan bentuk penghargaan kepada para nelayan yang selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan bangsa.
“Kegiatan bakti sosial yang hari ini diberikan kepada nelayan di Kabupaten Natuna bukanlah semata-mata bentuk penyaluran bantuan, melainkan sebagai ungkapan penghargaan dan kepedulian kepada para pejuang laut yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Diah.
Ia juga menekankan bahwa Kejaksaan sebagai lembaga negara memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar menjalankan fungsi penegakan hukum.
“Kejaksaan tidak hanya mengemban tugas di bidang penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar, memahami, dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Kehadiran kami pada hari ini merupakan wujud komitmen tersebut,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Wakajati Kepri berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para nelayan dan keluarganya. Lebih dari itu, bantuan tersebut diharapkan menjadi simbol bahwa negara hadir melalui Kejaksaan untuk memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah pesisir.
Diah juga menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Natuna yang telah menginisiasi dan mempersiapkan kegiatan sosial tersebut sehingga dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Dr. Erwin Indrapraja, S.H., M.H menyampaikan bahwa bakti sosial merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program yang memberikan dampak langsung.
Menurutnya, hubungan yang baik antara institusi penegak hukum dan masyarakat perlu terus diperkuat, tidak hanya melalui pelayanan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang mampu menjawab kebutuhan warga.
Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi silaturahmi dan dialog bersama masyarakat.
Dalam kesempatan itu, para nelayan berkesempatan menyampaikan berbagai aspirasi, harapan, serta kondisi yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di laut.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dan Kejaksaan Negeri Natuna dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Di tengah tugas dan tanggung jawab penegakan hukum yang diemban, Kejaksaan berupaya menunjukkan kepedulian sosial serta kehadiran negara bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut, Kejaksaan berharap dapat turut mendorong terciptanya masyarakat Natuna yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan. (Rap)



