Central Group Lirik Pengembangan Pantai Dangas Sekupang Batam

 Batam, Lendoot.com – Setelah mengembangkan proyek berkonsep beach side, Serenity Central,  perusahaan property kenamaan Batam, Central Group property kembali akan mengembangkan Pantai Dangas Sekupang, Batam sebagai destinasi property baru.

Chief Executive Officer (CEO) Central Group Princip Muljadi, menyampaikan rencana pembangunan proyek di area pantai Dangas, bersama Tung Desem Waringin (TDW) serta jajaran Board of Director Central Group saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi Pantai Dangas.

 “Proyek ini akan diluncurkan pada kuartal keempat tahun 2022, lokasinya hanya berjarak sekitar 1 KM dari proyek pertama Serenity Central. Proyek ini akan melengkapi rencana Serenity Central membangun tiga konsep di lokasi Dangas, yakni Hill Side, Beach Side, dan Forest Hill,” ujar Princip Muljadi.

Ditambahkannya, proyek kedua Serenity Central ini merupakan kolaborasi antara Central Group dengan TDW Property milik Tung Desem Waringin, yang merupakan motivator marketing nomor satu di Indonesia.

Di lokasi proyek, Princip Muljadi memberikan pemaparan pada Tung Desem Waringin dan juga media terkait lokasi dan rencana pembangunan Serenity Central kedepan.

“Ini untuk pertama kalinya kita bocorkan pada kawan-kawan media lokasi project kedua kita ini dan sekaligus konsepnya,” jelas Princip

Princip menjelaskan alasan memilih Pantai Dangas, karena menurutnya wilayah ini memiliki banyak keunggulan. Dimana alamnya masih asri, air lautnya jernih, pasir pantainya cukup putih, serta pantainya berhadapan dengan Singapura dan memiliki kontur pantai yang bagus.

Dijelaskannya juga bahwa sama halnya dengan Serenity Sentral yang berada di Hill Side, juga akan dibangun dengan konsep villa and resort. Dan untuk menyempurnakan konsep Beach Side, akan dilengkapi dengan area komersil, pelabuhan, dan fasilitas unggulan lainnya.

“Di sini akan kita bangun Beach Clubs, dan JT Yacht. Ibaratkan seperti Maldivesnya,” terang Princip.

Seperti diketahui, Maldives atau biasa disebut Kepulauan Maladewa, terkenal dengan keindahan alamnya yang mempesona nan luar biasa cantik. Sehingga negara ini menjadi impian traveller dari seluruh dunia.

Proyek Serenity Central merupakan kawasan hunian berkonsep villa and resort yang dibangun Central Group di kawasan Dangas Sekupang, Batam.

Adapun di project Hill Side yang saaat ini sedang dalam tahap pembangunan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti Panoramic Sky Deck, Jogging Track dan berbagai jenis taman hijau.

Di kawasan ini juga akan dilengkapi infinity pool sepanjang 184 meter, yakni lebih panjang dibandingkan Marina Bay Sands Singapura.

Tidak hanya itu, fasilitas lainnya terdapat Sky Lounge. Dimana penghuni bisa bersantai menikmati pemandangan yang mengarah ke Singapura sambil mencicipi berbagai hidangan lezat dan minuman menyegarkan bersama keluarga maupun rekan.

Peninjauan lokasi proyek kedua dari Central Group dilakukan usai penandatanganan kerja sama antara Central Group dengan The Ascott Limeted di HARRIS Resort Barelang.

Dimana nantinya Ascott akan mengelola hotel dan villa yang ada di kawasan Serenty Central.

“Bahkan unit di tahap satunya sudah ludes terjual dalam waktu singkat, yakni hanya dalam waktu dua jam saja pada bulan Maret 2022 lalu,” tambah Princip.

The Ascott Limited merupakan perusahaan asal Singapura, pemilik, operator serviced apartment dan bisnis hotel internasional terbesar di dunia. Portofolio Ascott mencakup lebih dari 200 kota di lebih dari 30 negara di Asia Pasifik, Asia Tengah, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Serikat.

TDW Property milik Tung Desem Waringin salah satu tokoh yang paling berpengaruh di Tanah Air mengaku kagum dengan proyek kedua Central Group hingga membuat dirinya bersedia bekerjasama membangun Serenity Central.

Proyek Central Group bernama Serenity Central ini sangat luar biasa. Hal ini, menjadi nilai tambah dan semoga akan menjadi next tourism sport yang membantu pemerintah Indonesia.

Tung Desem Waringin menjelaskan, sejak kepemimpinan Presiden Joko Widodo pariwisata merupakan penghasil devisa nomor satu dan salah satu pariwisata terbaik itu adalah cross border.

“Cross Border paling bagus Batam. Kita ketahui Batam merupakan tourism ketiga setelah Bali dan Jakarta. Dengan terbangunnya Serenity Central tentu memiliki perbedaan yang sangat dramatis dari lainnya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, salah satu alasan sehingga Tung Desem Waringin bersedia bekerjasama dengan Central Group adalah komitmen yang dimiliki Chief Executive Officer (CEO) Central Group, Princip Muljadi.

“Saya dengan bu Princip Muljadi sudah berteman cukup lama sejak di BCA pada tahun 1993 dulu. Dan dengan komitmen yang beliau miliki sehingga cocok untuk kita saling bekerjasama membangun Serenity Central,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tung Desem Waringin menyampaikan, dilokasi kedua ini dalam proses pembangunan pihaknya telah memilih desainer terbaik sehingga siapapun yang ingin berinvestasi mendapatkan manfaat dan nilai tambah.

“Hal yang bisa meyakinkan para pembeli untuk proyek kami nanti adalah perbedaan dramatis. Selain perbedaan dramatis, kita juga tidak mengambil keuntungan yang terlalu besar dan terpenting ramai, happy dan kita berikan keuntungan untuk para pembelinya,” terangnya. (ddh)