Batam, Lendoot.com – BUMD milik Pemerintah DKI Jakarta menggelar studi banding mengenai tata kelola aset dan anggaran di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
“Kami mengelola aset-aset yang besar dan kami melihat bahwa BP Batam memiliki nilai tambah untuk bisa memberikan masukan dan informasi yang bermanfaat bagi kami,” kata Komisaris Utama Jakpro, Hikmahanto Juwana.
Ini diungkapkannya saat Dewan Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melakukan kunjungan kerja bertajuk studi tiru ke Badan Pengusahaan Batam, kemarin.
Hikmahanto menilai, meskipun berbeda tempat, Jakpro memiliki kesamaan peran dalam mengelola suatu kawasan. Oleh karena itu, katanya, pihaknya tanpa ragu menjadikan BP Batam sebagai studi banding.
Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan pihaknya terus melakukan upaya untuk meningkatkan perekonomian Batam.
“Kami sampaikan beberapa strategi bagaimana rencana pembangunan dan manajemen resiko dalam mengelola kawasan bebas Batam di bawah kepemimpinan Bapak Muhammad Rudi,” tandasnya. (rst)




