Buka Rakernas ADEKSI 2026, Wali Kota Amsakar Achmad Paparkan Efektivitas Tata Kelola Eks-Officio di Batam

Batam – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Rakernas ADEKSI) Tahun 2026. Pertemuan para legislator kota se-Indonesia ini digelar di Planet Holiday Hotel, kemarin.

Forum nasional ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat fungsi legislasi dan pengawasan, serta merumuskan tata kelola pemerintahan daerah yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Amsakar memberikan apresiasi atas terpilihnya Batam sebagai tuan rumah. Di hadapan ratusan anggota DPRD dari berbagai kota di Indonesia, ia memaparkan keunikan tata kelola pemerintahan Batam yang kini berjalan lebih sinkron melalui jabatan ex-officio.

“Saat ini, Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam berjalan searah karena dipimpin oleh orang yang sama. Sinergi ini membuat proses pengambilan kebijakan, pengelolaan investasi, hingga pembangunan sosial kemasyarakatan menjadi jauh lebih efektif dan cepat,” jelas Amsakar.

Ia menambahkan bahwa sejak diterbitkannya PP Nomor 62 Tahun 2019, ego sektoral antarlembaga berhasil diminimalisir, sehingga koordinasi antara daerah otonom dan kawasan strategis nasional menjadi kian erat..

Amsakar juga menegaskan posisi Batam sebagai magnet investasi global yang kini didukung penuh oleh regulasi pusat melalui PP Nomor 25 Tahun 2025 dan PP Nomor 28 Tahun 2025. Regulasi terbaru ini memberikan kewenangan penuh bagi Batam untuk mengelola perizinan berbasis risiko secara mandiri.

“Seluruh perizinan kini tuntas di Batam. Investor tidak perlu lagi ke Jakarta karena layanan sudah terpusat di Mal Pelayanan Publik. Ini adalah bentuk kepercayaan besar pemerintah pusat yang harus kita jawab dengan pelayanan prima dan transparan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Batam mengajak seluruh delegasi ADEKSI untuk terus memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif di daerah masing-masing. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis adalah kunci utama dalam melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan rekomendasi kebijakan yang kuat bagi DPRD kota se-Indonesia, tetapi juga menjadi ajang pertukaran inovasi pembangunan antar-daerah guna menjawab tantangan ekonomi masa depan.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat ADEKSI, pimpinan DPRD kota se-Indonesia, serta unsur Forkopimda Kota Batam. (*/aaw)