Buka Pelatihan Wasit Voli, Wali Kota Lis Darmansyah: Wasit Adalah Simbol Keadilan dan Integritas

Wali Kota Lis berfoto bersama panitia dan peserta pelatihan wasit voli, kemarin. (ft kominfiotpi)

Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) resmi menggelar Pelatihan Wasit Bola Voli tingkat kota. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pengadil lapangan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di Hotel Plaza, kemarin.

Dalam arahannya, Lis Darmansyah menekankan bahwa olahraga adalah instrumen penting dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Selain kesehatan jasmani, olahraga mengajarkan nilai disiplin, kejujuran, sportivitas, dan kerja keras.

Wali Kota menegaskan bahwa kualitas sebuah kompetisi sangat bergantung pada kualitas wasit yang memimpin. Wasit tidak hanya dituntut memahami aturan, tetapi juga harus memiliki mentalitas yang kuat.

“Peran wasit sangat strategis. Wasit bukan sekadar memimpin jalannya pertandingan, melainkan simbol keadilan, ketegasan, dan integritas. Tanpa wasit yang berkualitas, nilai-nilai sportivitas dalam olahraga tidak akan tersampaikan dengan baik,” tegas Lis.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini sejalan dengan komitmen Pemkot Tanjungpinang untuk memajukan olahraga prestasi dan olahraga kemasyarakatan dengan mencetak wasit yang berdaya saing.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, melaporkan bahwa pelatihan ini merupakan upaya sistematis untuk melakukan pembinaan dan standarisasi kualitas SDM di bidang perwasitan, khususnya pada cabang olahraga voli.

“Kami ingin membentuk wasit-wasit di Kota Tanjungpinang yang memiliki integritas tinggi, objektif, dan tidak memihak dalam setiap keputusan yang diambil di lapangan,” ujar Ruli.

Pelatihan ini diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari berbagai utusan, antara lain:

Perwakilan klub voli di bawah naungan PBVSI Kota Tanjungpinang.

Anggota Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kota Tanjungpinang.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Februari 2026. Selama pelatihan, peserta akan dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai peraturan permainan terbaru, praktik lapangan, serta penguatan etika profesi wasit.

Melalui pelatihan intensif ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap akan muncul wajah-wajah baru wasit profesional yang siap memimpin turnamen baik di tingkat lokal maupun nasional. (*/fji)