TANJUNG PINANG – Semangat kebersamaan dan persaudaraan mewarnai penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026.
Di tengah persaingan para atlet untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah, ajang olahraga terbesar tingkat provinsi ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antarkabupaten dan kota di Kepulauan Riau.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, menghadiri acara Welcome Dinner Porprov VI Kepri 2026 yang berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Sabtu (31/10/2026).
Kehadiran orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna itu menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Porprov sekaligus wujud perhatian kepada para atlet yang membawa nama Kabupaten Natuna dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.
Acara Welcome Dinner menjadi ajang penyambutan kontingen dari seluruh kabupaten dan kota se-Kepri.
Tidak sekadar seremoni penyambutan, kegiatan ini juga menghadirkan ruang silaturahmi bagi kepala daerah, jajaran pemerintah, pengurus organisasi olahraga, serta para peserta untuk membangun keakraban sebelum memasuki rangkaian pertandingan. Dalam kesempatan itu, Jarmin Sidik menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Porprov VI Kepri 2026.
Ia menilai, penyelenggaraan pesta olahraga tingkat provinsi ini memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi untuk memperebutkan medali dan gelar juara. Menurutnya, Porprov merupakan wadah untuk mempertemukan potensi atlet dari berbagai daerah, memperkuat semangat persatuan, serta membangun hubungan yang harmonis melalui olahraga.
“Melalui Porprov ini, kita berharap dapat memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau. Yang terpenting, kita junjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan dalam setiap pertandingan,” ujar Jarmin Sidik.
Ia juga memberikan perhatian khusus kepada kontingen Kabupaten Natuna yang akan berjuang menghadapi persaingan dengan atlet-atlet dari daerah lainnya.
Ia berharap seluruh atlet dapat menjadikan kesempatan ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuktikan hasil dari latihan dan pembinaan yang telah dijalani.
Jarmin berpesan agar para atlet tetap menjaga motivasi, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti pertandingan. Menurutnya, kepercayaan diri serta mental bertanding menjadi modal penting dalam menghadapi setiap kompetisi.
“Kepada seluruh atlet Natuna, saya berpesan agar tetap semangat, percaya diri, dan berjuang memberikan kemampuan terbaik. Raih prestasi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Tunjukkan bahwa Natuna juga memiliki potensi atlet yang mampu bersaing,” tambahnya.
Ia berharap keikutsertaan Natuna dalam Porprov VI Kepri 2026 tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi para atlet untuk menambah pengalaman, meningkatkan kemampuan, dan mengukur hasil pembinaan olahraga yang selama ini telah dilakukan.
Pengalaman bertanding di tingkat provinsi, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi bekal bagi atlet Natuna untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi, termasuk kompetisi pada tingkat nasional.
Selain itu, penyelenggaraan Porprov diharapkan mampu memberikan dorongan bagi setiap daerah untuk semakin serius memperhatikan pembinaan olahraga, mulai dari penjaringan bibit atlet, peningkatan kualitas latihan hingga penyediaan fasilitas pendukung yang memadai.
Jarmin juga berharap seluruh rangkaian Porprov VI Kepri 2026 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses. Ia menekankan pentingnya menjaga suasana kompetisi yang sehat, sehingga setiap pertandingan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga meninggalkan pengalaman positif dan mempererat persaudaraan antaratlet.
Porprov VI Kepri 2026 menjadi panggung bagi atlet-atlet terbaik daerah untuk menunjukkan kemampuan, kerja keras, dan semangat juang. Namun, di balik persaingan meraih prestasi, terdapat nilai yang tidak kalah penting, yakni sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan yang menjadi fondasi pemersatu masyarakat Kepulauan Riau.
Bagi Kabupaten Natuna, keikutsertaan dalam ajang ini menjadi bagian dari upaya membawa potensi olahraga daerah semakin dikenal, sekaligus membuktikan bahwa atlet dari wilayah perbatasan juga memiliki kesempatan dan kemampuan untuk bersaing serta mengukir prestasi di tingkat yang lebih luas. (Rap)



