NATUNA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna memberikan piagam penghargaan kepada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Geopark Gunung Ranai atas dukungan dan keterlibatan aktif dalam operasi pencarian empat warga yang tersesat di Hutan Gunung Bedung, Kabupaten Natuna.
Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor SAR Natuna, Senin (31/8/2026).
Apresiasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas peran KUPS Geopark Gunung Ranai yang turut mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Keterlibatan kelompok masyarakat tersebut menjadi bagian dari sinergi antara tim SAR dan unsur masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah dengan medan hutan.
Dalam operasi tersebut, pencarian terhadap empat warga yang tersesat di Hutan Gunung Bedung membutuhkan dukungan berbagai unsur, termasuk masyarakat dan komunitas lokal yang memiliki pemahaman terhadap kondisi serta karakteristik wilayah setempat.
Kantor SAR Natuna menilai keterlibatan masyarakat memiliki arti penting dalam mendukung kelancaran operasi.
Kolaborasi antara personel SAR dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencarian, khususnya ketika operasi berlangsung di wilayah dengan kondisi medan yang menantang.
Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman mengatakan pemberian piagam tersebut diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk terus berperan dalam kegiatan pencarian dan pertolongan.
Menurutnya, keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas SAR, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Dukungan masyarakat dan komunitas lokal sangat berarti dalam setiap pelaksanaan operasi SAR. Sinergi seperti ini perlu terus dibangun agar upaya pencarian dan pertolongan dapat berjalan semakin optimal,” ujar Abdul Rahman.
Ia berharap keterlibatan KUPS Geopark Gunung Ranai dapat menjadi contoh kolaborasi antara lembaga SAR dan masyarakat dalam memberikan dukungan ketika terjadi kondisi yang membutuhkan pertolongan.
Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya peran masyarakat lokal sebagai bagian dari jejaring pencarian dan pertolongan di daerah.
Dengan kolaborasi yang baik, respons terhadap kondisi darurat di lapangan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif. (Rap)



