Reses Marzuki di Selading Tak Sekadar Bagi Sembako, Aspirasi Jalan Rusak Dibawa ke DPRD Kepri

NATUNA – Kegiatan reses Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Marzuki, S.H., di Desa Selading, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Minggu (9/8/2026), berlangsung dalam suasana berbeda.

Agenda serap aspirasi masa sidang III Tahun 2025-2026 itu tidak hanya diwarnai pembagian paket sembako dan kemeriahan HUT ke-19 Desa Selading, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan yang masih mendesak.

Di tengah suasana perayaan yang penuh keakraban, persoalan infrastruktur justru mengemuka.

Kepala Desa Selading, Raja Syamsul Bahri, secara terbuka menyampaikan kondisi jalan yang menghubungkan wilayah Sepasir menuju sekolah di Selading.

Menurutnya, akses tersebut saat ini berada dalam kondisi rusak parah sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Kami berharap kepada pemerintah Natuna untuk membangun jalan antara wilayah Sepasir menuju sekolah di Selading, yang kondisinya rusak parah,” tegas Raja Syamsul Bahri.

Penyampaian tersebut menunjukkan bahwa reses tidak berhenti pada agenda pertemuan formal antara wakil rakyat dan konstituen.

Momentum itu dimanfaatkan pemerintah desa untuk menitipkan persoalan pembangunan yang dirasakan langsung masyarakat.Raja Syamsul Bahri juga menyampaikan apresiasi kepada Marzuki.

Ia menilai kepedulian legislator tersebut terhadap Desa Selading telah terlihat melalui berbagai pokok pikiran (pokir) pembangunan yang sebelumnya telah diarahkan untuk kebutuhan desa.

“Terkait reses Pak Marzuki, kami tidak berani berharap. Yang ada, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Marzuki karena desa kami selalu menerima pokok pikirannya untuk membangun desa kami,” ungkapnya.

Bagi masyarakat, kehadiran wakil rakyat dalam kegiatan reses menjadi kesempatan penting untuk menyampaikan persoalan secara langsung.

Aspirasi yang muncul pun tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan individu, tetapi menyangkut fasilitas dan infrastruktur yang menjadi kepentingan bersama.

Marzuki Pastikan Aspirasi Tak Berhenti di Desa

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Marzuki menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat Desa Selading dan Kecamatan Pulau Tiga Barat.

Ia memastikan setiap aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses akan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Kepri.

Marzuki berkomitmen membawa aspirasi masyarakat Selading ke tingkat provinsi, sehingga persoalan yang disampaikan warga tidak berhenti sebagai catatan dalam kegiatan reses.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan fungsi reses sebagai sarana menjembatani kebutuhan masyarakat di daerah dengan proses perencanaan pembangunan di tingkat pemerintahan.

“Intinya, aspirasi masyarakat akan kita tampung dan kita kawal sesuai kewenangan yang ada,” demikian komitmen Marzuki dalam menanggapi aspirasi warga.

Kegiatan reses tersebut kemudian berlangsung dalam suasana semakin hangat. Kebersamaan antara legislator, pemerintah desa dan masyarakat berpadu dengan rangkaian HUT ke-19 Desa Selading, jalan santai serta pembagian paket sembako.

Namun, di balik kemeriahan itu, terselip pesan penting dari masyarakat: pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan yang harus mendapat perhatian.

Reses Marzuki di Selading pun memperlihatkan bahwa pertemuan wakil rakyat dengan masyarakat bukan semata agenda seremonial. Dari ruang pertemuan itulah persoalan di tingkat desa dapat diangkat menjadi aspirasi pembangunan yang diperjuangkan hingga tingkat provinsi.