NATUNA — Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Natuna memberikan pembekalan kepada calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) melalui Sosialisasi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Hotel Natuna, Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (7/8/2026) malam, itu secara khusus memberikan gambaran kepada para calon Paskibraka mengenai peluang, persyaratan, tahapan seleksi, hingga persiapan menghadapi penerimaan Calon Praja IPDN.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Natuna Kiki Firdaus, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Natuna Toni Yulifandri, S.Pi., serta Ketua IKAPTK Kabupaten Natuna Drs. H. Agus Supardi, M.Si.
Ketua PPI Kabupaten Natuna, Kiki Firdaus, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia mendorong para calon Paskibraka untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai tambahan wawasan sekaligus motivasi dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi sekolah kedinasan.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama Bakesbangpol Kabupaten Natuna, Toni Yulifandri, S.Pi., menyebut sosialisasi penerimaan Calon Praja IPDN yang secara khusus menyasar calon Paskibraka merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi calon Paskibraka untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai pendidikan kepamongprajaan dan peluang melanjutkan pendidikan di IPDN.
Sosialisasi kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua IKAPTK Kabupaten Natuna, Drs. H. Agus Supardi, M.Si.Memasuki sesi inti, seorang alumni IPDN dari keluarga besar IKAPTK Kabupaten Natuna membagikan pengalaman selama mengikuti proses seleksi hingga menjalani pendidikan sebagai praja.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan sejumlah tahapan yang perlu dipersiapkan calon peserta, mulai dari pendaftaran administrasi, tes kompetensi dasar, pemeriksaan kesehatan dan kebugaran, hingga tahapan psikologi dan wawancara.
Selain aspek akademik, peserta juga didorong mempersiapkan kemampuan fisik, kedisiplinan, wawasan kebangsaan dan mental sejak dini.
Hal tersebut dinilai relevan dengan pembinaan calon Paskibraka yang selama ini juga menekankan kedisiplinan, ketahanan fisik, nasionalisme serta kemampuan bekerja dalam tim.
Waspadai Percaloan
Dalam sosialisasi tersebut, calon Paskibraka juga diingatkan untuk tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan bantuan atau menjanjikan kelulusan dalam proses seleksi IPDN dengan imbalan tertentu.
Narasumber menegaskan bahwa peserta harus mengandalkan kemampuan dan persiapan diri dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam sosialisasi, mengingat proses penerimaan sekolah kedinasan kerap menjadi perhatian masyarakat setiap kali periode pendaftaran dibuka.Usai pemaparan materi kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Para calon Paskibraka diberi kesempatan menggali informasi lebih jauh mengenai mekanisme seleksi, persiapan fisik maupun akademik, serta pengalaman menjalani pendidikan di IPDN.
Bukan Kegiatan Pertama IKAPTK
Sosialisasi bagi calon Paskibraka tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan yang sebelumnya telah dilakukan IKAPTK Kabupaten Natuna dalam memberikan pemahaman mengenai seleksi IPDN kepada generasi muda.
Pada Januari 2026, IKAPTK Kabupaten Natuna juga menggelar Try Out Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2026 secara daring berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Try out yang berlangsung 19–30 Januari 2026 itu diikuti pelajar SMA/MA sederajat dari berbagai wilayah di Kabupaten Natuna serta terbuka bagi alumni dan masyarakat umum.
Materi yang diberikan meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).Jika try out sebelumnya menyasar peserta secara umum, sosialisasi pada Jumat malam kali ini memiliki sasaran yang lebih spesifik, yakni calon Paskibraka Kabupaten Natuna.
Melalui kegiatan tersebut, IKAPTK tidak hanya memperkenalkan pendidikan kepamongprajaan, tetapi juga membuka akses informasi dan pengalaman langsung dari alumni IPDN kepada generasi muda Natuna yang tengah menjalani proses pembinaan sebagai calon Paskibraka.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi calon Paskibraka yang berminat melanjutkan pendidikan di IPDN, sekaligus mendorong mereka mempersiapkan diri secara mandiri, disiplin dan kompetitif dalam menghadapi seleksi. (Rap)



