NATUNA – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengajak Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Sabtu (4/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja Bupati Brebes di Kabupaten Natuna sekaligus menjadi ajang bertukar pengalaman dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan.
Di lokasi, kedua kepala daerah berdialog langsung dengan nelayan dan pelaksana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir serta peluang pengembangan sektor perikanan di masa mendatang.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengatakan dirinya sengaja mengajak Bupati Brebes meninjau Kampung Nelayan Merah Putih yang kini hampir rampung dibangun.
Menurutnya, Brebes merupakan salah satu daerah yang berhasil menjadikan sektor perikanan sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir.
“Kami ingin belajar dari pengalaman Brebes. Harapannya, nelayan Natuna ke depan bisa meningkatkan hasil tangkapan, memperkuat ekonomi keluarga nelayan, dan mengelola potensi laut yang kita miliki secara lebih optimal,” ujar Cen Sui Lan.
Ia menilai, Natuna memiliki modal yang jauh lebih besar karena lebih dari 90 persen wilayahnya merupakan lautan dengan potensi sumber daya ikan yang melimpah. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan kebijakan, fasilitas, dan pemberdayaan nelayan agar memberikan manfaat ekonomi yang maksimal.
“Kalau melihat potensi laut Natuna, seharusnya sektor perikanan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, sektor ini harus mendapat perhatian serius agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Cen berharap Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menjadi kawasan permukiman yang layak bagi nelayan, tetapi juga berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi pesisir yang didukung dengan sarana produksi, pengolahan hasil perikanan, hingga pemasaran.
Keinginan belajar dari Brebes bukan tanpa alasan. Kabupaten yang berada di pesisir utara Pulau Jawa itu dikenal sebagai salah satu sentra perikanan terbesar di Jawa Tengah.
Aktivitas perikanan tangkap terkonsentrasi di kawasan Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, serta Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulolampes yang menjadi pusat pendaratan hasil tangkapan nelayan.
Brebes juga dikenal sebagai salah satu penghasil ikan teri terbesar di Laut Jawa. Selain mengandalkan perikanan tangkap, daerah tersebut memiliki kawasan tambak air payau seluas sekitar 9.923 hektare yang dimanfaatkan untuk budidaya bandeng dan udang.
Kombinasi perikanan tangkap dan budidaya menjadikan sektor ini sebagai salah satu penyokong utama perekonomian daerah.
Data perekonomian menunjukkan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Brebes dengan sumbangan mencapai 33,28 persen.
Meski demikian, Cen Sui Lan juga menyadari bahwa keberhasilan sektor perikanan tidak hanya diukur dari besarnya produksi, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan nelayan.
Oleh karena itu, berbagai pengalaman dan praktik baik dari Brebes diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Natuna dalam menyusun kebijakan pengembangan sektor kelautan yang lebih berorientasi pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Dengan potensi laut yang sangat luas dan sumber daya ikan yang melimpah, Natuna diyakini memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat perikanan nasional.
Melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan kolaborasi dengan daerah yang telah lebih maju di sektor perikanan, Pemerintah Kabupaten Natuna optimistis mampu mendorong lahirnya nelayan yang lebih sejahtera serta menjadikan sektor kelautan sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah. (Rap)



