Natuna — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna menggelar aksi sosial donor darah di Hanggar Timur Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI AU yang diperingati setiap 9 April, dengan mengusung tema “Pengabdian Tanpa Batas, TNI AU AMPUH, Indonesia Maju.
Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, hadir bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I, Ny. Marni Onesmus Pasaribu, untuk memantau langsung jalannya kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Danlanud menegaskan bahwa donor darah merupakan wujud nyata kepedulian TNI AU terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat solidaritas sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan darah,” ujarnya.
Selain donor darah, rangkaian kegiatan HUT ke-80 TNI AU di Natuna juga meliputi karya bakti, pengobatan massal, olahraga bersama, bazar, hingga Angkasa Expo.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Natuna H. Boy Wijanarko Varianto, S.E. yang mewakili Bupati Natuna, serta sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda, di antaranya Kepala Dinas Lanud RSA, Dansatrad 201, Danskadron Udara 52, Danyon Komposit I Gardapati, Karumkit RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Damkar Kabupaten Natuna.
Peserta donor darah berasal dari berbagai unsur, termasuk PIA Ardhya Garini, TNI, Polri, Basarnas, Damkar, serta instansi pemerintah daerah. Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan kuatnya sinergi dalam mendukung ketersediaan darah di wilayah Natuna.
Dari total 104 peserta yang mendaftar, sebanyak 94 orang berhasil mendonorkan darah, menghasilkan 94 kantong darah. Seluruh darah yang terkumpul akan disalurkan melalui PMI dan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) RSUD Natuna untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, Lanud RSA berharap dapat terus memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara TNI AU dan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan. (Rap)




