Termuda 18 Tahun, Tertua 84 Tahun Masuk dalam CJH dari Kabupaten Karimun

Kondisi cuaca saat ini di Arab Saudi khususnya di Madinah, suhu udara berkisar 40 derajat Celsius. Untuk itu CJH hendaknya dapat menyiapkan diri terutama kondisi fisik dengan sebaik-baiknya. ”Selama pelaksanaan ibadah haji Lansia dan Risti menjadi perhatian serta diberikan kemudahan dalam melaksanakan ibadah haji,” kata seorang petugas haji Indonesia M Fauzi Abdullah

Karimun – Sebanyak delapan orang jemaah calon haji (JCH) tertua dan termuda dari Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, tercatat akan berangkat menunaikan ibadah haji pada musim haji 1446 Hijriah/2025 M. Mereka berasal dari lima kecamatan, yaitu Karimun, Meral, Tebing, Kundur, dan Kundur Utara.

Para JCH tersebut terdiri dari berbagai latar belakang profesi, seperti petani, nelayan, pensiunan, ibu rumah tangga, hingga pelajar dan mahasiswa.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Riadul Afkar, melalui Kasi Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu, Endang Sry Wahyu menyebut, JCH laki-laki tertua adalah Abdul Kadir Abdul Salam (84 tahun) dari Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara. Disusul oleh Moestopa Mohammad Kusni (83 tahun) dari Teluk Uma, Kecamatan Tebing.

Untuk kategori perempuan, JCH tertua adalah Indun Maktin Ahmat (82 tahun) dari Meral Kota, Kecamatan Meral, serta Rukimah Dolah Ngamran (81 tahun) dari Teluk Uma, Kecamatan Tebing.

Sementara itu, jemaah laki-laki termuda adalah Muhammad Rasyid Ridha (29 tahun) dan Loumanul Hakim Sugiman (29 tahun), keduanya berasal dari Tanjung Batu Barat, Kecamatan Kundur.

Adapun jemaah perempuan termuda adalah Geza Nashruha Agustrinur (18 tahun) dari Pamak, Kecamatan Tebing, serta Bunga Syahlita Syahruddin Bass (25 tahun) dari Lubuk Semut, Kecamatan Karimun.

Endang juga mengungkapkan bahwa jumlah sementara JCH Kabupaten Karimun tahun ini mencapai 120 orang, dari total kuota 138 yang diberikan oleh Kementerian Agama RI.

“JCH terbanyak berasal dari Kecamatan Karimun sebanyak 36 orang, disusul Tebing 22 orang, Meral 21 orang, dan Kundur 19 orang. Mereka tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Batam,” ujarnya. (rko)