Gubernur Ansar Ahmad Tegaskan P3DN Jadi Atensi Pemprov Kepri

Gubernur Ansar saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi OPD, pagi tadi. (ft kominfokepri)

Tanjungpinang – Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri dalam mendukung Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Hal ini disampaikannya, Jumat (7/3/2025), terkait penekanannya agar setiap perencanaan kegiatan, terutama yang berkaitan dengan proyek fisik dan pengadaan barang/jasa, harus mengutamakan komponen lokal atau produk dalam negeri.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap belanja daerah dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Oleh karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mengutamakan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap pengadaan yang dilakukan,” tegas Gubernur Ansar.

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi OPD yang dipimpin langsung oleh Gubernur Ansar pada Selasa (4/3), dipaparkan bahwa progres realisasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) Tahun Anggaran (TA) 2025 terus dipantau secara ketat. Hingga 28 Februari 2025, implementasi Aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) P3DN masih dalam tahap pengembangan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kita tidak hanya bicara soal angka, tetapi juga dampaknya bagi pelaku usaha dan industri lokal. Setiap rupiah yang kita belanjakan untuk produk dalam negeri berarti mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur juga mengingatkan bahwa pelaporan realisasi belanja PDN untuk Februari 2025 harus disampaikan paling lambat 10 Maret 2025. Ia berharap koordinasi antar-OPD terus diperkuat agar kebijakan P3DN dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.

“Keberpihakan kita terhadap produk dalam negeri harus lebih dari sekadar aturan, tetapi menjadi budaya dalam setiap pengadaan dan proyek pembangunan,” pungkasnya. (fji)