Parkir Sembarangan di Pelabuhan Jagoh Ganggu Akses Ambulans, Warga Minta Penertiban

Ambulans warga sulit menembus jalan ke pelabuhan karena parkir kendaraan yang sembarangan, pagi tadi (ft gafa)

Lingga – Kondisi parkir kendaraan roda dua yang semrawut karena sembarangan di dalam Pelabuhan Penyeberangan Jagoh, Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, mendapat keluhan masyarakat.

Banyaknya sepeda motor yang terparkir sembarangan di sepanjang jalan menuju ke area pelabuhan kerap menghambat aktivitas, terutama bagi kendaraan yang memiliki kepentingan darurat, seperti ambulans.

Kejadian ini kembali terjadi, Rabu (5/3/2025), sebuah ambulans yang membawa pasien rujukan ke rumah sakit di luar Kabupaten Lingga mengalami kesulitan saat hendak memasuki pelabuhan.

“Ambulans itu akan menyeberang menggunakan kapal feri menuju Tanjungpinang atau Batam, tapi aksesnya terganggu akibat deretan motor yang diparkir di bahu jalan pelabuhan,” ujar seorang pengunjung Pelabuhan Jagoh, Abdul mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya kesadaran masyarakat terkait masalah ini.

Abdul berharap pemerintah, khususnya dinas terkait dapat turun melakukan penertiban. “Kasihan ambulans yang membawa pasien sakit, terkadang harus terhambat masuk karena banyaknya motor yang parkir sembarangan. Ini bukan kali pertama terjadi,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran dari para pengguna kendaraan roda dua agar tidak lagi memarkirkan kendaraannya di dalam pelabuhan demi kelancaran akses bagi kendaraan yang lebih membutuhkan.

“Sebagai pengguna kendaraan, kita juga harus sadar diri. Parkirlah motor di luar pelabuhan agar akses bagi ambulans dan kendaraan lain lebih aman dan nyaman. Ini demi kebaikan kita bersama,” tambahnya.

Fenomena parkir liar ini memang menjadi masalah yang berulang di Pelabuhan Jagoh. Selain menghambat ambulans, kondisi ini juga dapat mengganggu arus lalu lintas kendaraan lain yang keluar-masuk pelabuhan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak berwenang segera mengambil langkah tegas dalam mengatasi permasalahan ini.

Penertiban, pengawasan lebih ketat, serta penyediaan tempat parkir yang lebih tertata menjadi solusi yang dinantikan agar Pelabuhan Jagoh tetap berfungsi dengan baik dan tidak menghambat mobilitas, terutama bagi kendaraan yang membawa pasien dalam kondisi darurat. (gaf)