Lingga – Tiga hari menjelang Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah/2025, beberapa bahan pokok di Dabo Singkep, Kenaikan beberapa harga bahan pokok ini menjadikan warga Dabo Singkep sedikit gelisah karena dengan kondisi ekonomi yang sulit saat ini, apalagi akan menghadapi bulan puasa.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten lingga, Razwin membenarkan terkait adanya kenaikan harga pada bahan pokok di Dabo Singkep Kabupaten Lingga.
“Hasil survei di lapangan, pagi ini memang terjadi kenaikan harga pada bahan pokok gula pasir. Sebelumnya gula pasir dijual seharga Rp 15.000 perkilo sekarang menjadi Rp 17.000 perkilonya,” ujar Razwin saat dikonfirmasi pada Selasa (25/2).
Razwin menjelaskan untuk kenaikan harga bahan pokok gula ini dikarenakan harga belinya dari luar sudah naik, ditambah ongkos transportasi untuk membawa gula ini dari daerah luar menuju Dabo.
“Kenaikan harga ini disebabkan harga beli dari agen untuk bahan pokok gula sudah mencapai Rp 830.000 perkarung dengan berat 50 Kg,” jelasnya.
Selanjutnya, Marni, salah seorang warga yang baru saja berbelanja di pasar mengatakan dirinya sedikit terkejut kerena ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga.
“Saya merasa sedikit terkejut saat berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar karena ada beberapa bahan pokok yang saya beli mengalami kenaikan harga seperti Gula, Bawang dan Telur,” ujar Marni saat diwawancarai, Selasa (25/2/2025)
Marni menambahkan bawang merah Jawa yang biasanya Rp 40.000 perkilonya sekarang sudah mencapai harga Rp 45.000 perkilo. Kemudian telur yang biasanya Rp 52.000 satu papan sekarang harganya sudah Rp 54.000 satu papan.
Saya berharap kenaikan harga beberapa bahan pokok ini akan segera pulih kembali seperti harga biasa. Hal ini dikarenakan dengan kondisi perekonomian yang sulit saat ini dan sebentar lagi akan memasuki bulan puasa masyarakat akan kesulitan.
“Saya berharap kenaikan harga pada beberapa bahan pokok ini tidak bertahan lama dan segera pulih kembali. Sekarang ekonomi lagi sulit, apalagi kita akan masuk di bulan puasa yang mana bahan pokok yang mengalami kenaikan harga inilah yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan masak berbuka dan sahur sehari-hari,” tutup Marni. (gaf)




