Pemkab Karimun Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

Inflasi atau kenaikan harga barang kerap terjadi saat menjelang hari-hari besar keagamaan. Apalagi menjelang Lebaran Idulfitri 1444 Hijriyah, inflasi biasa sangat besar terjadi. Agar inflasi tidak tinggi, ada beberapa cara yang sama-sama dapat dilakukan, antara masyarakat sebagai konsumen dan pedagang sebagai penyedia barang. Yakni, konsumen tidak panic buying dan pedagang tidak menimbun barang, Ini juga ditegaskan Gubernur Ansar agar para pedagang tidak melakukan penimbunan barang dan menaikkan menjelang hari raya Idul Fitri. Selain itu, masyarakat juga tidak perlu melakukan panic buying karena stok bahan pangan akan terjamin. “Satgas kita pantau langsung kondisi di lapangan, jadi tidak perlu sampai panic buying dan saya ingatkan pedagang jangan ada yang nimbun barang," tegas Gubernur Ansar.

Karimun – Pemkab Karimun melalui Dinas Koperasi UMP dan ESDM Karimun memastikan harga-harga kebutuhan pokok tersedia dan stabil menjelang Natal dan Tahun Baru 2025

Kabid Perdagangan Diskop UMP dan ESDM Karimun Vandorones Purba mengatakan, secara umum, harga barang kebutuhan pokok stabil dan pasokannya cukup. “Masih stabil dan pasokannya cukup,” ujarnya, Selasa (17/12/2024).

Vandorones juga mengatakan, pihaknya memastikan barang kebutuhan pokok akan terus tersedia. Untuk saat ini, stok beras ada sekitar 900 ton, minyak goreng 61 ton, gula pasir 125 ton, tepung 115 ton. Cabai merah 7.760 kg, cabai rawit 6.745 kg, bawang putih 6.410 kg, bawang merah 6.142 kg, jagung 7,90 ton.

Pihaknya juga akan terus melakukan pengecekan ke pasar tradisional, ritel modern, pengecer, pedagang juga distributor untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap stabil.

“Secara umum harga bapok relatif stabil, stoknya juga aman. Sebelum habis, barang-barang kebutuhan pokok sudah datang atau masuk kembali,” ucap Vandarones. (msa)