Bangun Data Berkualitas, BPS Gelar Kick Off Meeting Kelurahan Cantik 2024

Bangun Data Berkualitas, BPS Gelar Kick Off Meeting Kelurahan Cantik 2024

Tanjungpinang – Untuk membangun data yang berkualitas untuk pembangunan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang menggelar acara Kick Off Meeting Kelurahan Cantik 2024.

Pencanangan Meeting Kelurahan Cantik ini perdana digelar di Kelurahan Bukit Cermin, Rabu (28/8/2024). Acara dibuka Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemko Tanjungpinang, Muhammad Yatim. Turt hadir Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kota Tanjungpinang, Ririn Noviana, sejumlah pejabat  Pemko Tanjungpinang dan stakeholder lainnya.

Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Mangamputua Gultom menyoroti pentingnya optimalisasi penyelenggaraan kegiatan statistik di tingkat kelurahan dengan program Meeting Kelurahan Cantik tersebut. Kelurahan, katanya, ujung tombak dalam menghasilkan data yang berkualitas. 

“Meskipun biaya dan tenaga yang besar dibutuhkan untuk menghasilkan data yang benar, kita harus mencari cara untuk membangun data yang berkualitas,” kata Mangamputua.

Mangamputua mengungkapkan, aplikasi pendataan tingkat kelurahan saat ini sangat membantu dalam membangun data yang berkualitas. 

Ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam pengumpulan data dari desa dan kelurahan, seperti ketidakkonsistenan data, data yang tidak lengkap atau tidak tersedia di tingkat kelurahan, hingga kurangnya SDM dalam pengumpulan data. 

“Data yang akurat dari kelurahan sangat dibutuhkan oleh pemerintah,” ucapnya.

Oleh karena itu, dalam kegiatan ini akan dilakukan optimalisasi literasi dan pemahaman mengenai cara mendapatkan, mengelola, dan memanfaatkan data yang ada di desa dan kelurahan. 

Mangamputua juga menambahkan, kota Tanjungpinang dari 2023 hingga 2024 selalu terpilih untuk kegiatan Cinta Statistik. 

“Semakin kecil wilayahnya, semakin sedikit ragam datanya, sehingga semakin mudah kita mewujudkan satu data desa atau kelurahan yang valid,” ujarnya.

“Harapan saya, Kota Tanjungpinang bisa menjadi perwujudan satu data Indonesia,” tambah dia.

Sementara itu, Ririn Noviana mengatakan penerapan data statistik di kelurahan meliputi perapian data, peningkatan kualitas data dan laporan, serta kegiatan terkait data statistik. 

“Manfaatnya sangat luas. Data statistik yang diolah dapat menjadi dasar perencanaan di tingkat kelurahan dan terdokumentasi dengan baik,” jelasnya.

Ririn juga menyebutkan, Diskominfo sebagai wali data statistik sektoral turut berperan dalam pemanfaatan teknologi, termasuk website.  “Setiap kelurahan akan memiliki website dengan tampilan sendiri,” pungkasnya. (fji)