Pemko Tanjungpinang Komitmen Kendalikan Inflasi dengan Manfaatkan Potensi Lokal

Inflasi atau kenaikan harga barang kerap terjadi saat menjelang hari-hari besar keagamaan. Apalagi menjelang Lebaran Idulfitri 1444 Hijriyah, inflasi biasa sangat besar terjadi. Agar inflasi tidak tinggi, ada beberapa cara yang sama-sama dapat dilakukan, antara masyarakat sebagai konsumen dan pedagang sebagai penyedia barang. Yakni, konsumen tidak panic buying dan pedagang tidak menimbun barang, Ini juga ditegaskan Gubernur Ansar agar para pedagang tidak melakukan penimbunan barang dan menaikkan menjelang hari raya Idul Fitri. Selain itu, masyarakat juga tidak perlu melakukan panic buying karena stok bahan pangan akan terjamin. “Satgas kita pantau langsung kondisi di lapangan, jadi tidak perlu sampai panic buying dan saya ingatkan pedagang jangan ada yang nimbun barang," tegas Gubernur Ansar.

Tanjungpinang, Lendoot.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang menunjukkan komitmennya dalam upaya pengendalian inflasi. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Kongkret Pengendalian Inflasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara hybrid, Senin (19/08/2024).

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang, Dr. Elfiani Sandri, M.P.H., yang hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa Pemko Tanjungpinang akan terus mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi.

“Kita memiliki kekayaan alam yang melimpah, dan ini harus kita manfaatkan secara optimal,” ujar  Plt. Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir yang memimpin rapat tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Pemko Tanjungpinang memaparkan sejumlah program yang telah dan akan dilaksanakan untuk mendukung pengendalian inflasi dengan program-program konkret, misalnya: pengembangan pertanian urban, pasar murah, kerjasama dengan petani lokal.

Pemko Tanjungpinang juga berkomitmen untuk terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, dalam upaya pengendalian inflasi.

Data terbaru dari Kemendagri menunjukkan bahwa beberapa komoditas pangan di Kota Tanjungpinang mengalami fluktuasi harga.  (fji)