Bintan, Lendoot.com – Lebaran Idulfitri yang tidak lama lagi telah membuat Pemkab Bintan melakukan antisipasi pengendalian harga di pasaran.
Salah satunya pemenuhan kebutuhan daging bagi masyarakat menjadi perhatian
Dinas Koperasi, Usaha mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Pemkab Bintan.
DKUPP Bintan mengatakan jika stok daging beku mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar hingga lebaran mendatang.
Hal ini disampaikan Kasi Pengendalian Bapokting DKUPP Bintan, Setia Kurniawan di kantornya.“Ya stok kita saat ini masih diatas permintaan,” ujar pria yang kerap disapa Iwan itu seperti dikutip dari sijoritoday, Selasa (11/4/2023).
Iwan merinci, stok daging sapi beku di distributor sebanyak 9,7 ton, dan daging kerbau 11 ton. Stok daging kerbau di gudang Bulog sebanyak 12,6 ton. “Tetapi, kita minta distributor menambah kekuatan stok lagi pada Minggu terakhir dekat Lebaran,” paparnya.
Juga untuk mengantisipasi lonjakan harga daging ayam jelang lebaran, pasar akan dibanjiri dengan daging ayam beku. Saat ini, stok daging ayam beku sebanyak 35 ton dan cukup memenuhi pasar hingga lebaran.
“Jadi kalau daging ayam segar harganya misal Rp 38 s.d 40 ribu, ayam beku bisa Rp 35 ribu. Ini untuk mengendalikan harga supaya stabil jelang lebaran,” terangnya.
Pihaknya bersama seluruh pihak terkait terus melakukan pengawasan pendistribusian bapokting didaerah Bintan jelang lebaran ini. Hal yang paling dicegah penimbunan bahan pokok yang mengakibatkan lonjakan harga. “Kita terus awasi bersama kepolisian,” katanya. (*/amr)




