Jelang Puasa, Harga Telur di Pasar Karimun Merangkak Naik

rantai pasok berjalan lancar, stok melimpah, dan harga bapok terjangkau bagi masyarakat, pihaknya akan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan rutin melakukan pantauan ketersediaannya secara langsung ke pasar tradisional, ritel modern, pengecer, pedagang, dan distributor. "Warga tak perlu panik, stabilitas harga bahan pokok tetap terkendali, stoknya juga mencukupi, kami terus pantau," ujar Vanda. Dari data yang disampaikannya, saat ini stok beras medium di sejumlah distributor terdapat 576,15 ton, dan stok beras premium 504,86 ton. Kemudian minyak goreng subsidi 0,60 ton, minyak goreng non subsidi 19,35 ton, gula pasir 10,56 ton. Selanjutnya, stok tepung terigu 108,78 ton, telur ayam 7.985 papan, cabai merah 5,40 ton, cabai rawit 4,00 ton, cabai hijau 3,03 ton, bawang merah 5,02 ton, bawang putih 4,76 ton.

Karimun, Lendoot.com – Jelang puasa, harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional dan minimarket di Karimun mulai mengalami kenaikan.

Seorang  pedagang di Pasar Puan Maimun Karimun mengatakan, kenaikan harga telur ayam ras khususnya sudah terjadi sejak awal lalu, atau Minggu (12/3/2023).

Pekan sebelumnya, harga per papan di minimarket dan pasar tradisional sebesar Rp48 ribu sampai Rp 49 ribu. Selasa (21/3/202) siang tadi,  harga telur sudah mencapai antara mencapai Rp50 ribu sampai ada juga yang menjual Rp52 ribu per papannya.

“Sejak kemarin (Senin, 20/3/2023),  harga telur sudah mulai naik. Sekarang saja sudahRp52 ribu, padahal minggu lalu masih antara Rp47 ribu sampai Rp48 ribu per papan,” katanya.

Harga telur yang mulai naik ini ditengarai karena tingginya permintaan pasar. Khususnya untuk kebutuhan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), seperti untuk membuat tajil atau kue-kue berbuka puasa.

Atas kondisi ini, Umi seorang warga berharap pemerintah segera melakukan langkah-langkah untuk men-stabilisasi harga kebutuhan masyarakat, khususnya telur.

“Buat lah operasi pasar, kalaui dibiarkan, untuk telur ini pasti akan naik terus sampai jelang hari raya,” harap Umi. (*/mrj)