Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemerintah Kabupaten Karimun terus mengesa pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah(RHA) Karimun.
Upaya itu dilakukan dengan terus melakukan koordinasi bersama sejumlah Kementerian dan Lembaga di Pemerintahan Pusat.
Bupati Karimun Aunur Rafiq baru- baru ini mengatakan, pihaknya telah menempuh beberapa jalur, salah satunya dengan menemui beberapa Kementerian untuk dapat mempercepat pengembangan itu.
“Berbagai jalur telah kita lakukan, KSP Menko Perekonomian, termasuk juga kementerian-kementerian lain. Insya Allah sebelum akhir tahun 2023 clear,” kata Rafiq.
Pengembangan bandara satu- satunya di Karimun itu juga terus digesa oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Dimana, saat berkunjung ke Karimun beberapa waktu lalu, Gubernur Ansar sempat menyingung pengembangan itu.
“Target 2024 awal, sudah bisa mendarat Boeing 737,” kata Ansar.
Menurut Ansar, dengan bagusnya transportasi laut dan udara sangat penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di Karimun, ataupun Kepri secara umum.
“Percepatan pertumbuhan ekonomi di Karimun, sehingga transportasi laut dan udara sangat penting,” katanya.
Ansar menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai upaya supaya pengembangan Bandara RHA bisa cepat selesai.
“Semua kekuatan kita pakai untuk percepatannya. Minggu lalu Menhub (Menteri Perhubungan) datang dan mengalokasikan anggaran Rp 80 miliar memperpanjang runway berikutnya,” katanya.
(Rko)




