Jembatan Penghubung Ambruk, Berikut Pernyataan BUP

Karimun, Lendoot.com – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun pusatkan sementara aktivitas pelayaran Pelabuhan Sri Tanjung Gelam di satu ponton.

Pengalihan sementara itu dilakukan hingga BUP Karimun selesai melakukan perbaikan terhadap kerusakan terhasap jembatan penghubung ponton keberangkatan pasca diterjang angin kencang, Kamis (27/10/2022) dinihari.

BACA JUGA!

Dirut BUP Karimun Ywono mengatakan, kejadian ambruknya jembatan penghubung ponton apung Pelabuhan Sri Tanjung Gelam terjadi sekira pukul 00.40 Wib.

“Kejadian pada pukul 00.40 wib. Saat kejadian itu, ada dua petugas jaga di lokasi yang terus melaporkan kepada kita,” kata Ywono, Kamis (27/10/2022).

Ia mengatakan, hasil pengecekkan sementara modul penghubung jembatan itu patah akibat terjangan ombak, sehingga mengakibatkan jembatan ambruk.

“Modulnya patah dihantam ombak, kecepatan angin dan ketinggian gelombang tidak dapat diprediksi,” katanya.

Atas kejadian itu, pihaknya langsung menggesa perbaikan terhadap jembatan penghubung tersebut agar aktivitas di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam kembali berjalan normal.

“Diagendakan hari ini juga kami lakukan perbaikan, sore ini akan diangkat menggunakan crane dan disambung kembali. Besok pagi selesai, namun membutuhkan waktu tiga hari untuk penguatan,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk sementara waktu aktivitas keberangkatan dan kedatangan akan dipusatkan di satu ponton, hingga perbaikan selesai dilakukan.

“Beberapa hari akan dipusatkan di satu ponton, sampai selesai perbaikannya,” katanya.

(rko)