Cuaca di Laut Memburuk, Kepala BPBD Kepri Imbau Nelayan Waspada Tinggi

Hutagalung mengimbau pelaku pelayaran untuk mengutamakan keselamatan dengan menunda pelayaran jika gelombang masih tinggi. “Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran,” katanya

Tanjung Pinang, Lendoot.com – Cuaca buruk yang terjadi di seluruh perairan di Kepulauan Riau membuat langkah kewaspadaan tinggi harus dilakukan, terkhusus bagi nelayan di Kepri.

Imbauan kewaspadaan terhadap cuaca buruk berupa gelombang tinggi di seluruh perairan Kepri ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulanan Bencana Darah (BPBD) Provinsi Kepri, Muhammad Hasbi, Selasa (11/10/2022).

Berdasarkan laporan BMKG Tanjung Pinang, gelombang tinggi berpotensi terjadi dengan beragam ketinggian air laut. Di Tanjungpinang diperkirakan setinggi 0,5 sampai 1,25 meter.

Sementara di Perairan Batam mencapai 0,5 sampai 1.25 m, Perairan Karimun 0,5 sampai 1,25 meter, Bintan 0,5-1,25 meter, Lingga 0,5 sampai 1,25 meter, Anambas 0,5 sampai 1,25 m, dan di perairan Peraira Natuna paling tinggi, yakni dari 1,25 sampai dengan 2,5 meter.

“Dari laporan BMKG, masyarakat nelayan khusunya kami imbau meningkatkan kewaspadaannya, perhatikan cuaca buruk ini sebelum melaut. Potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi sangat besar terjadi,” imbaunya. (msa)