Tanjung Pinang, lendoot.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno melalui video yang diunggah di akun Instagram Kemenparekraf RI mengumumkan, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Kabar menggembirakannya, Pulau Penyengat Kota Tanjung Pinang PRovinsi Kepri termasuk dalam 500 besar Desa Wisata.
Atas kabar ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjung Pinang, Muhammad Nazri mengungkapkan rasa syukurnya karena Pulau Penyengat berhasil masuk dalam 500 desa wisata di ajang anugerah desa wisata Indonesia 2023 tersebut.
“Alhamdulillah, setelah melewati proses kurasi dan penilaian dari dewan juri, Penyengat berhasil lolos 500 desa wisata dari 4.573 desa wisata yang mendaftar di ADWI 2023,” ucap Nazri
Tanjung Pinang, Lendoot.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno melalui video yang diunggah di akun Instagram Kemenparekraf RI mengumumkan, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Kabar menggembirakannya, Pulau Penyengat Kota Tanjung Pinang PRovinsi Kepri termasuk dalam 500 besar Desa Wisata.
Atas kabar ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjung Pinang, Muhammad Nazri mengungkapkan rasa syukurnya karena Pulau Penyengat berhasil masuk dalam 500 desa wisata di ajang anugerah desa wisata Indonesia 2023 tersebut.
“Alhamdulillah, setelah melewati proses kurasi dan penilaian dari dewan juri, Penyengat berhasil lolos 500 desa wisata dari 4.573 desa wisata yang mendaftar di ADWI 2023,” ucap Nazri seperti lendoot.com kutip dari beritakepri..
Untuk dapat meraih penilaian ke tahap selanjutnya, lanjut Nazri, pihaknya telah menggandeng dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), pengelola destinasi wisata, pegiat pariwisata, masyarakat setempat, organisasi seperti PHRI dan Asita, hingga perguruan tinggi dan akademisi pariwisata.
Dengan capaian ini tentunya menjadi semangat bagi kita semua untuk terus kreatif, berinovasi, dan berbenah membangun pariwisata berkelanjutan di kota Tanjungpinang.
“Untuk mencapai penilaian terbaik, kami membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pihak. Mohon doa masyarakat agar Penyengat terus melaju ke tahap 50 besar dan menjadi desa wisata terbaik di Indonesia,” harap Nazri. (*/amr)




