Waspada Banjir Rob! BMKG: Terjadi di Pesisir Karimun sampai Pertengahan Januari 2024

Terdapat sejumlah wilayah yang terdampak itu yaitu, di Kota Batam tepatnya di pesisir Kecamatan Batuaji, Batuampar, Sekupang, Nongsa dan sekitarnya. Kabupaten Bintan, tepatnya di pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur dan sekitarnya. Kota Tanjungpinang dan sekitarnya. Kabupaten Karimun, tepatnya di pesisir Kecamatan Meral, Kelurahan Pamak dan sekitarnya. Lalu di Kabupaten Lingga, tepatnya di pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang, Selayar dan sekitarnya.

Karimun, Lendoot.com – Banjir Rob atau kerap dikenal sebagai Pasang Keling mengancam warga yang bermukim di kawasan pesisir pantai.

Untuk itu, BMKG meminta warga pesisir Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) nmewaspadai banjir rob yang diprediksi akan terjadi sampai pertengahan Januari 2024 ini.

Potensi banjir rob terjadi lantaran dipengaruhi curah hujan yang cukup tinggi, serta adanya fenomena fase bulan baru (new moon).

BMKG Karimun sudah menerbitkan imbauan kepada masyarakat terkait potensi adanya terjadi pasang maksimum air laut.

“Potensi banjir rob berlangsung dari tanggal 12 sampai 16 Januari 2024,” ujar Forecaster BMKG Karimun, Younggy H.M Hutabarat seperti dikutip dari rcmnews, Kamis (11/1/2024).

Disampaikannya, banjir rob diprediksi terjadi sekitar pukul 06.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, dengan ketinggian gelombang berkisar 0,5 meter sampai dengan 1,25 meter.

“Naiknya air pasang atau banjir rob ini bervariasi, dimulai dari pukul 06.00 WIB,” jelasnya.

Untuk itu ia meminta warga pesisir agar selalu waspada dan memperhatikan aktivitas air laut naik.

“Kita imbau masyarakat dapat mengamankan barang-barang berharga sebelum banjir rob terjadi,”

Biasanya wilayah pesisir merupakan wilayah yang paling terdampak banjir rob tersebut, seperti di Kecamatan Meral, Kecamatan Tebing dan sejumlah pesisir di Pulau Kundur. (yud)