Batam – TNI Angkatan Laut (AL) secara resmi mengukuhkan komandan Kapal Korvet Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta – 370, Letkol Laut (P) Ramli Arif, S.T., M.Sc., M.Tr.Opsla. Pengukuhan ini bersamaan dengan peresmian masuknya kapal perang tersebut ke jajaran Komando Armada (Koarmada) II. Acara berlangsung di galangan kapal PT Karimun Anugrah Sejati (KAS), Tanjunguncang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (17/4/2025).
Putri Proklamator RI, Muetia Hatta, yang hadir mewakili keluarga besar Bung Hatta, menyampaikan rasa terima kasih atas kehormatan yang diberikan TNI AL dengan mengabadikan nama ayahnya pada salah satu kapal perangnya.
“Kami mendapatkan informasi bahwa kapal ini merupakan kapal perang modern, dengan teknologi tinggi dan canggih,” ungkap Muetia Hatta. Beliau juga menyampaikan kebanggaan keluarga karena kapal ini merupakan hasil karya anak bangsa, sejalan dengan cita-cita Bung Hatta untuk mewujudkan kemandirian bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Muetia Hatta juga berbagi cerita tentang perjalanan Bung Hatta menggunakan kapal perang dan kapal perintis saat melakukan kunjungan kerja ke berbagai wilayah Indonesia yang belum memiliki landasan udara. Bung Hatta berpesan agar dibangun dermaga-dermaga kecil untuk mempermudah akses masyarakat pesisir ke pedalaman.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, dalam amanatnya, berpesan kepada seluruh prajurit yang bertugas di KRI Bung Hatta untuk bekerja dengan baik, memiliki dedikasi tinggi, menjaga kedaulatan NKRI, serta menjaga nama baik dan kehormatan TNI AL.
Letkol Laut (P) Ramli Arif sendiri merupakan perwira lulusan Akademi TNI AL (AAL) Angkatan 50 tahun 2004.
Sebelumnya, KRI Bung Hatta – 370 telah menjalani shipnaming (pemberian nama) dan launching pada 27 Februari 2025, yang dipimpin langsung oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Kapal korvet ini merupakan produksi dalam negeri dari galangan kapal PT KAS Batam.
Kasal menekankan bahwa pemberian nama Bung Hatta adalah bentuk penghargaan atas jasa Proklamator Dwi Tunggal tersebut. KRI Bung Hatta – 370 akan memperkuat Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II dan diharapkan mampu mengatasi berbagai ancaman keamanan di laut.
Kapal korvet yang dibangun dengan anggaran tahun 2023-2025 dan memakan waktu 20 bulan ini memiliki panjang 80,30 meter dan lebar 12,60 meter. Keunggulannya antara lain dilengkapi meriam 57 mm (dapat di-upgrade hingga 76 mm) dan 2 unit meriam 20 mm, serta direncanakan akan dipersenjatai dengan rudal anti-serangan udara (SAM), rudal anti-kapal permukaan (SSM), dan sistem torpedo. Kapal ini juga memiliki kemampuan peperangan elektronika dan mampu beroperasi di berbagai medan dan cuaca dengan kecepatan maksimal 25 knot.
Kasal menegaskan komitmen TNI AL dalam meningkatkan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) sebagai dukungan terhadap perekonomian nasional dan wujud kemandirian bangsa dalam pemenuhan Alutsista. (*/rst)




